Jakarta – Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur I (Surabaya–Sidoarjo), Bambang Haryo Soekartono, menghadiri Kongres IV Tunas Indonesia Raya (Tidar) bersama jajaran anggota Fraksi Partai Gerindra. Dalam kongres yang berlangsung penuh semangat itu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Tidar untuk periode 2025–2030.
Sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Bambang Haryo menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan Rahayu Saraswati yang kembali mendapat mandat untuk memimpin organisasi sayap kepemudaan Partai Gerindra tersebut.
“Saya ucapkan selamat atas terpilihnya kembali Ibu Rahayu Saraswati. Semoga di periode ini, kepengurusan Tidar bisa terbentuk dengan lebih baik lagi, melanjutkan prestasi dan konsistensi di periode sebelumnya,” ujar Bambang Haryo saat ditemui usai kongres.
Kongres IV Tidar ditutup secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia yang juga menjabat Ketua Umum Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto. Dalam sambutannya, Prabowo memberikan pesan dan arahan kepada para kader muda untuk terus menjaga semangat kebangsaan, disiplin, serta loyalitas terhadap cita-cita perjuangan partai.
Menurut Bambang Haryo, kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam kongres menjadi dorongan moral sekaligus bukti betapa pentingnya peran anak muda dalam pembangunan politik dan masa depan Indonesia.
“Penutupan kongres oleh Bapak Prabowo menunjukkan bahwa kaderisasi bukan hanya urusan organisasi, tapi merupakan investasi masa depan bangsa. Tidar harus menjadi motor perubahan yang progresif,” tambahnya.
Tidar selama ini dikenal sebagai wadah pembinaan bagi generasi muda Gerindra yang diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan dengan karakter kuat dan nasionalis. Dengan formasi baru kepengurusan yang akan segera dibentuk, Bambang Haryo yakin Tidar bisa memainkan peran strategis lebih besar lagi dalam dinamika politik nasional.
“Kami berharap kepengurusan Tidar lima tahun ke depan mampu merangkul lebih banyak pemuda dan menyuarakan aspirasi mereka melalui kerja nyata dan terukur,” tutupnya.
