Sosial

Senin, 26 Mei 2025 - 12:04 WIB

11 bulan yang lalu

logo

Bambang Haryo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Konten Kreatif

Surabaya — Transformasi ekonomi Indonesia menuju era digital mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS). Ia menegaskan bahwa generasi muda, khususnya Gen-Z, memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui jalur industri kreatif dan teknologi digital.

Hal ini disampaikannya dalam seminar ekonomi kreatif yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan menghadirkan tokoh digital entrepreneur Denny Santoso, Minggu (25/5/2025). Acara ini dirancang untuk mendorong anak muda menjadi konten kreator profesional yang tidak hanya eksis, tapi juga berdaya saing dan berpenghasilan.

“Kalau dulu orang bicara ekonomi berbasis sumber daya alam, sekarang kita bicara tentang ekonomi berbasis kreativitas. Konten kreator adalah profesi masa depan yang bisa menciptakan nilai tambah besar,” ujar BHS.

Menurutnya, sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional. Dengan kontribusi signifikan terhadap PDB dan kemampuan menyerap jutaan tenaga kerja, BHS menyebut sektor ini sebagai tulang punggung ekonomi baru.

Lebih lanjut, ia menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang kini semakin fokus pada penguatan ekonomi menengah dan sektor kreatif, salah satunya melalui peningkatan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Rp280 triliun menjadi Rp300 triliun.

“Adanya KUR tanpa agunan hingga Rp100 juta adalah peluang emas. Ini bentuk kehadiran negara untuk mendukung pelaku usaha kecil, termasuk konten kreator dan pelaku digitalpreneur,” jelas politisi Partai Gerindra itu.

BHS juga menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan lebih mudah dicapai jika sektor ekonomi kreatif diberi ruang yang lebih luas dan kebijakan yang tepat sasaran.

Seminar ini turut dihadiri anggota DPD RI dari Jawa Timur Lia Itifhama, Kepala Disperindag Jawa Timur, serta puluhan anak muda yang antusias belajar langsung cara membangun bisnis digital dari nol melalui sistem afiliasi.

“Anak muda harus jadi mesin inovasi ekonomi. Bukan hanya pengguna teknologi, tapi juga pencipta solusi dan pencetak peluang,” tutup BHS dengan semangat.

77

Baca Lainnya