Ekonomi Bisnis Pendidikan

Senin, 7 Juli 2025 - 18:28 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Gelar Pelatihan CTO, TPS Perkuat SDM untuk Layanan Terminal Peti Kemas Lebih Cepat, Andal, dan Efisien

Surabaya | klikku.id — Dalam upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia sekaligus mendukung transformasi dan standarisasi layanan.

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak usaha Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), menggelar pelatihan Container Terminal Operation (CTO) yang diikuti 25 peserta dari berbagai unit kerja. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, pada 2–4 Juli 2025.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Operasi SPTP, Muarip, yang juga turut memberikan materi pengantar. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM dalam menghadapi tantangan layanan terminal peti kemas yang semakin kompetitif.

“Kecepatan, keandalan, keselamatan, efisiensi biaya, dan ketersediaan data — lima kebutuhan utama pelanggan hanya bisa dicapai jika kita memiliki SDM yang andal dan kompeten,” ujar Muarip.

Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan materi komprehensif seputar operasional terminal, mulai dari pengenalan industri pelayaran, fasilitas dan peralatan, desain terminal, proses bisnis, hingga sistem Terminal Operating System (TOS).

Tujuan utamanya membangun pemahaman utuh terhadap kebutuhan pelanggan seperti shipping line, perusahaan trucking, EMKL/forwarder, hingga pemilik barang (cargo owner).

Pelatihan CTO ini juga menghadirkan narasumber dari unit terminal lain dalam grup Pelindo, salah satunya SVP Perencanaan dan Pengendali Operasi Terminal Peti Kemas Semarang, Imat Rahmatillah, yang menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap proses bongkar muat untuk menjamin kecepatan dan keandalan layanan.

Sementara itu, Didik Kurniawan, SVP Perencanaan Operasi dan Proses Bisnis TPS, menyoroti pentingnya indikator kinerja layanan seperti Box per Ship per Hour (BSH) — yang mencerminkan jumlah kontainer yang dibongkar/muat per kapal per jam.

“Saat ini BSH TPS mencapai 56 box per jam. Angka ini telah melampaui target yang ditetapkan oleh KSOP Utama Tanjung Perak,” ungkap Didik.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas layanan tak hanya berfokus di dermaga, tetapi juga di lapangan penumpukan dan layanan receiving & delivery (R&D).

TPS saat ini telah berhasil mencatatkan rata-rata Truck Round Time (TRT) hanya 18 menit untuk receiving dan 44 menit untuk delivery, lebih cepat dari standar yang ditetapkan.

Sebagai operator terminal peti kemas terbesar di kawasan timur Indonesia, TPS terus menunjukkan performa unggul. Selama 2024, TPS mencatat arus peti kemas sebesar 1.584.774 TEUs, sementara hingga semester I 2025 telah mencapai 768.518 TEUs, dengan penguasaan pasar internasional sebesar 83% di Pelabuhan Tanjung Perak.

Melalui pelatihan CTO dan berbagai program pengembangan lainnya, TPS menegaskan komitmennya dalam menciptakan layanan terminal yang unggul, efisien, dan terintegrasi, mendukung visi Pelindo Group dalam membangun ekosistem logistik nasional yang modern dan berdaya saing tinggi. @Man


 

112

Baca Lainnya