Hukrim Kasuistika Nasional

Rabu, 30 Juli 2025 - 11:49 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Kapolri Tegaskan Kasus Empat Produsen Besar Diduga Oplos Beras Naik Penyidikan

Jakarta | klikku.id – Polisi makin serius mengusut dugaan praktik curang produsen beras yang melanggar standar mutu. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan empat produsen besar resmi naik ke tahap penyidikan.

“Empat produsen besar yang kini masuk tahap sidik yakni PT FS, PT WPI, SY, dan SR,” ungkap Kapolri dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Keputusan itu diambil setelah Satgas Pangan Polri memeriksa 16 produsen beras besar. Selain itu, penyidik juga telah memeriksa 39 saksi dan 4 ahli, melakukan penggeledahan, penyitaan barang bukti, hingga memasang garis polisi di pabrik dan gudang milik produsen.

Kapolri menyebut pengungkapan kasus beras oplosan ini tidak hanya terjadi di Jakarta.

Di Riau, polisi membongkar modus beras reject yang dioplos jadi beras medium, lalu dikemas ulang dan dijual seolah-olah beras SPHP Bulog.

Di Kalimantan Timur, aparat juga menyita sekitar 4 ton beras yang diduga hasil oplosan.

“Kami berkomitmen menindak tegas praktik beras oplosan. Ini jelas merugikan masyarakat dan bertentangan dengan instruksi Presiden agar kualitas dan distribusi pangan terjaga,” tegas Kapolri.

Langkah ini sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto, yang sebelumnya menyoroti praktik curang tersebut dalam peluncuran 80 ribu unit Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

“Beras biasa dibungkus, diberi stempel premium, lalu dijual Rp5.000 lebih mahal dari HET. Ini penipuan, ini pidana! Saya minta Jaksa Agung dan Kapolri tindak tegas,” tegas Presiden.

Prabowo menekankan, aparat harus berdiri di garis depan membela kepentingan rakyat. “Lebih baik sebelum dipanggil Yang Maha Kuasa, kita gunakan kesempatan untuk membela kebenaran, keadilan, dan rakyat,” katanya. R3d


 

95

Baca Lainnya