Surabaya | klikku.id – Waktu pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 semakin mepet! PT Pos Indonesia mengingatkan masih ada sekitar 1 juta penerima yang belum mencairkan bantuan, padahal tenggat waktunya tinggal hitungan hari: hingga 3 Agustus 2025.
“Lebih dari satu juta orang belum mengambil BSU. Kami harap segera cek status dan datang ke Kantor Pos terdekat,” ujar Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia, Haris, Jumat (1/2025).
Bantuan ini diberikan kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan per 30 April 2025. Nilainya Rp600 ribu per orang (Rp300 ribu per bulan untuk Juni–Juli) dan wajib dicairkan langsung di Kantor Pos.
Untuk mempermudah, Pos Indonesia menyiapkan layanan cek status penerima via aplikasi Pospay Mobile.
Caranya simpel, unduh aplikasinya, masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), lalu jika terdaftar, akan muncul QR Code untuk verifikasi di Kantor Pos.
“Pencairan wajib membawa identitas asli sesuai NIK. Ini penting agar bantuan tepat sasaran,” tegas Haris.
Selain kampanye masif di media, Pos Indonesia juga sudah mengirimkan notifikasi langsung via WhatsApp blast, bekerja sama dengan perusahaan swasta dan BUMN, agar pekerja tak melewatkan kesempatan emas ini.
Haris menekankan, program BSU merupakan jaring pengaman sosial yang vital untuk menjaga daya beli pekerja berpenghasilan rendah di tengah gejolak ekonomi global dan naiknya harga kebutuhan pokok.
“Kami bekerja keras agar bantuan ini cepat, transparan, dan tepat sasaran. Jadi jangan sampai telat, karena lewat tanggal 3 Agustus, kesempatan ini hangus,” tandasnya. R3d
