Jakarta | klikku.id – Apple akhirnya serius masuk gelanggang persaingan kecerdasan buatan (AI). CEO Apple Tim Cook mengumumkan, mulai tahun ini, AI jadi prioritas utama perusahaan.
Bahkan, raksasa teknologi asal Cupertino itu rela merombak strategi bisnis demi menguasai teknologi yang disebut-sebut paling revolusioner di abad ini.
“Kami melihat AI sebagai salah satu teknologi paling revolusioner dalam hidup kita. Kami menanamkannya ke seluruh perangkat, platform, dan proses internal kami. Dan kami meningkatkan investasi secara signifikan,” ujar Tim Cook dalam laporan kinerja kuartal III, Jumat (1/8/2025).
Apple diketahui sudah mengalihkan ribuan tenaga kerja untuk fokus penuh pada pengembangan AI. “Kami punya tim yang hebat dan seluruh energi kami kini untuk ini,” tegasnya.
Langkah agresif ini juga mendorong peningkatan belanja modal Apple. Meski begitu, Cook memastikan, Apple masih menerapkan model hibrida dengan tetap menggandeng pihak ketiga untuk infrastruktur, sehingga ongkos tidak melonjak gila-gilaan.
Tak hanya itu, Apple juga terbuka dengan strategi merger dan akuisisi. Sepanjang tahun ini, mereka sudah mengakuisisi tujuh perusahaan terkait AI. “Rata-rata, kami membeli satu perusahaan setiap beberapa minggu,” ungkapnya.
Sebelumnya, Apple sempat dicibir karena dianggap telat merespons era AI. Beberapa fitur berbasis AI yang diumumkan belum juga dirilis, termasuk Siri baru yang diklaim lebih cerdas.
Menjawab kritik itu, Cook menegaskan Apple tidak mau asal cepat. “Merilis fitur yang belum siap hanya demi jadi yang pertama adalah kesalahan besar,” katanya.
Hingga kini, Apple sudah merilis lebih dari 20 fitur Apple Intelligence, seperti visual intelligence, alat perapihan konten, dan asisten menulis. Fitur anyar lain, seperti live translation dan pendamping olahraga berbasis AI, dijadwalkan hadir akhir tahun ini.
Meski begitu, Cook tetap yakin iPhone masih jadi primadona. “Sulit membayangkan dunia tanpa iPhone. Perangkat AI baru akan menjadi pelengkap, bukan pengganti,” tandasnya. R3d
