Sosial

Selasa, 5 Agustus 2025 - 12:13 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Bambang Haryo Turun Tangan Bantu Petani Hadapi Krisis Air di Sidoarjo

Sidoarjo — Aksi cepat dilakukan Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), dalam merespons kondisi darurat yang dihadapi para petani di Kecamatan Balongbendo. Setelah menerima laporan tentang 15 hektare sawah yang kekeringan akibat tersendatnya saluran irigasi, BHS langsung turun ke lapangan dan memberikan bantuan pompa air aksial untuk menyelamatkan musim tanam.

Lahan pertanian yang sebelumnya produktif terancam gagal panen akibat aliran air yang terputus karena perubahan jalur irigasi. Situasi itu membuat para petani was-was akan kehilangan hasil panen di tengah musim tanam yang seharusnya berjalan optimal.

“Setelah mendapat informasi dari warga, saya langsung survei lokasi dan mengambil langkah konkrit. Saya juga telah berkoordinasi dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai untuk pembukaan kembali saluran air, sembari menyalurkan bantuan pompa sebagai langkah darurat,” terang BHS saat menyerahkan bantuan pada Senin (4/8/2025).

Pompa air tersebut menjadi solusi teknis yang ditujukan agar lahan pertanian tetap bisa digarap, tanpa harus menunggu perbaikan total saluran irigasi. BHS menekankan pentingnya kehadiran negara melalui wakil rakyat di tengah persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya petani.

“Kami di DPR tidak hanya bicara soal kebijakan di atas meja. Ketika rakyat menghadapi kesulitan, tugas kami adalah hadir langsung dan mencarikan solusi nyata. Produksi pertanian harus tetap berjalan agar ketahanan pangan tidak terganggu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut target produksi 8 ton gabah per hektare masih sangat memungkinkan tercapai bila intervensi teknis seperti ini dilakukan tepat waktu. Ia juga berharap agar langkah ini menjadi contoh bagaimana kerja legislatif bisa bersinergi dengan kebutuhan langsung masyarakat.

Sementara itu, Camat Balongbendo, Farkhan, menyambut baik bantuan yang diberikan BHS. Menurutnya, pompa air tersebut adalah alat yang selama ini sangat dibutuhkan petani untuk mempertahankan produktivitas mereka.

“Kami merasa sangat terbantu. Ini bukan hanya soal alat, tapi soal kepedulian nyata dari seorang wakil rakyat. Pak Bambang hadir di saat kami sedang benar-benar membutuhkan solusi,” ujar Farkhan.

Bantuan ini menjadi bagian dari langkah konkret untuk menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal sekaligus memperkuat program nasional dalam mewujudkan swasembada pangan. Kehadiran wakil rakyat seperti BHS, menurut banyak pihak, membuktikan bahwa pembangunan pertanian membutuhkan kerja nyata, bukan sekadar janji politik.

82

Baca Lainnya