Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Senin, 25 Agustus 2025 - 12:09 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Pamekasan Jadikan 4 Kecamatan Sentra Bibit Unggul Sapi Madura

Pamekasan | klikku.id – Pemkab Pamekasan menetapkan empat kecamatan sebagai pusat pengembangan bibit unggul sapi Madura.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kemurnian genetika sapi asli Madura sekaligus meningkatkan populasi dan perekonomian warga.

Empat kecamatan tersebut adalah Pakong, Pasean, Batumarmar, dan Waru. “Selain untuk menjaga kualitas, program ini juga menjaga genetika dan meningkatkan populasi sapi Madura,” kata Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto, Senin (25/8/2025).

Menurutnya, pemilihan empat kecamatan itu bukan tanpa alasan. Populasi sapi Madura di sana terdata paling tinggi, dan sebagian besar peternak memang lebih memilih memelihara sapi lokal ketimbang sapi persilangan atau dari luar Madura.

“Karena itu, wajar jika kami jadikan sentra pengembangan bibit unggul,” ujarnya.

Program tersebut juga menjadi wujud dukungan daerah atas kebijakan pemerintah pusat. Sebelumnya, Kementerian Pertanian telah menetapkan Sapi Madura sebagai rumpun ternak lokal Indonesia melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 3735/Kpts/HK.040/11/2010.

Keputusan itu sekaligus mengakui sapi Madura sebagai sumber daya genetik hayati yang penting dalam penyediaan sapi potong nasional.

Bahkan, sapi Madura telah diakui dunia karena keunggulannya: tahan penyakit, mampu bertahan dalam kondisi pakan terbatas, serta memiliki daging khas yang disukai konsumen.

“Saat ini populasi sapi Madura di Pamekasan sebanyak 194.182 ekor. Kami optimistis jumlah ini akan terus meningkat melalui program pengembangan bibit unggul. Sapi bukan sekadar ternak, tetapi juga bagian dari tradisi dan budaya Madura,” tegas Sukriyanto. R3d


 

70

Baca Lainnya