Nasional Pariwisata

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Fadli Zon Genjot Pengelolaan Museum dan Cagar Budaya, Target 20 Ribu Pengunjung Museum Nasional

Jakarta | klikku.id – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya peningkatan pengelolaan museum dan cagar budaya di Indonesia.

Hal itu disampaikannya usai melantik Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan di Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Fadli menuturkan, museum dan situs sejarah harus lebih dihidupkan agar mampu menarik minat masyarakat, sekaligus menjadi sumber pemasukan negara.

“Kita memiliki banyak museum sejarah yang sebetulnya bisa dikemas lebih menarik, seperti Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Museum Sumpah Pemuda, dan Museum Kebangkitan Nasional. Kalau dikelola dengan baik, bisa dijadikan satu klaster sejarah yang saling terhubung,” ujar Fadli.

Ia menyebutkan, target kunjungan Museum Nasional Indonesia tahun ini dipatok mencapai 20 ribu orang. Hingga kini, sebanyak 12.750 pengunjung tercatat sudah mendatangi museum tersebut. “Masih ada ruang besar untuk ditingkatkan,” katanya.

Selain museum, peningkatan pengelolaan juga menyasar situs cagar budaya berskala besar. Fadli mencontohkan kawasan Muarajambi, Dieng, hingga Gedongsongo yang menurutnya memiliki daya tarik tinggi jika dikembangkan secara kolaboratif.

Saat ini, BLU Museum dan Cagar Budaya menangani 34 situs bersejarah di seluruh Indonesia. Beberapa di antaranya dikelola bersama BUMN pariwisata, seperti InJourney dan Taman Wisata Candi.

Adapun Dewan Pengawas BLU yang baru dilantik akan bertugas dari 7 Juli 2025 hingga 3 Januari 2027. Mereka diketuai oleh Muhammad Asrian Mirza dengan anggota Sitie Indrawati Djojohadikusumo, Linda Djuwita Djalil, Tamalia Alisjahbana, dan Thomas A.M. Djiwandono.

Dewan ini diharapkan mampu memberi arahan strategis sekaligus melakukan pengawasan ketat atas pengelolaan museum dan cagar budaya.

“Kalau kita serius, museum bukan hanya tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi bisa menjadi pusat edukasi, wisata, dan bahkan ekonomi kreatif,” pungkas Fadli. R3d


 

47

Baca Lainnya