Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Senin, 1 September 2025 - 21:29 WIB

8 bulan yang lalu

logo

BPS Sebut Deflasi 0,10 Persen di Jatim, Bukan Tanda Daya Beli Melemah

Surabaya | klikku.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat deflasi sebesar 0,10 persen pada Agustus 2025.

Meski demikian, BPS menegaskan bahwa kondisi ini bukanlah sinyal melemahnya daya beli masyarakat, melainkan lebih dipengaruhi oleh faktor pasokan.

Kepala BPS Jatim Zulkipli menjelaskan, turunnya harga sejumlah komoditas hortikultura akibat panen raya menjadi faktor utama deflasi.

Ditambah lagi, kebijakan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) juga ikut menekan harga-harga.

“Deflasi Agustus ini lebih karena sisi supply, bukan dari sisi demand. Jadi, bukan berarti konsumsi masyarakat turun,” tegas Zulkipli.

Meski terjadi deflasi, Nilai Tukar Petani (NTP) di Jawa Timur justru tercatat mengalami penurunan. Namun, Zulkipli mengingatkan agar penurunan NTP tidak serta-merta diartikan sebagai melemahnya kesejahteraan petani.

“NTP tidak bisa langsung dijadikan indikator tunggal, untuk mengukur kesejahteraan. Analisisnya harus multidimensi, dengan melihat indikator lain juga,” ujarnya.

Menurutnya, penurunan NTP Agustus dipicu panen raya, khususnya di komoditas hortikultura. Baik indeks harga yang diterima petani (It) maupun yang dibayar petani (Ib), sama-sama turun. Hanya saja, penurunan It lebih dalam dibanding Ib.

Meski begitu, tidak semua subsektor pertanian mengalami pelemahan. Beberapa subsektor justru mencatat kenaikan NTP.

Selain beras dan daging ayam, Zulkipli menyebut ada sejumlah komoditas strategis lain yang fluktuasi harganya, cukup berpengaruh terhadap laju inflasi maupun deflasi.

“Kami di BPS tidak membuat prediksi. Tapi bisa dilihat dari pola data historis, bahwa komoditas-komoditas ini memang berperan besar,” paparnya.

Dengan kondisi ini, BPS menilai deflasi kali ini lebih tepat dipahami sebagai momentum keseimbangan pasokan pangan dan dampak kebijakan pemerintah. Dan bukan sebagai tanda lemahnya konsumsi rumah tangga di Jawa Timur. R3d


 

85

Baca Lainnya