Nasional Peristiwa

Senin, 8 September 2025 - 15:29 WIB

8 bulan yang lalu

logo

815 Desa di Jatim Terancam Kekeringan, Ribuan Warga Mulai Krisis Air Bersih

Surabaya | klikku.id – Musim kemarau panjang 2025 mulai memukul Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mencatat, sebanyak 815 desa tersebar di berbagai kabupaten/kota berpotensi dilanda kekeringan.

Jika kondisi memburuk, lebih dari 410 ribu kepala keluarga (KK) diprediksi ikut terdampak.

Gatot Soebroto, Kepala Pelaksana BPBD Jatim, mengungkapkan hingga awal September ini, 43 desa di 26 kecamatan sudah benar-benar mengalami krisis air bersih. Tercatat 1.566 KK kini harus bergantung pada suplai air bersih yang dikirimkan pemerintah.

“Kita petakan untuk tahun 2025, ada 815 desa yang rawan kekeringan. Saat ini sudah 43 desa terdampak dengan 1.566 KK yang kesulitan air bersih,” jelas Gatot, Senin (8/9/2025).

Dua daerah telah resmi menetapkan status tanggap darurat. Yakni Kabupaten Bondowoso, sebanyak 19 desa di 12 kecamatan terdampak. Serta Kabupaten Mojokerto, sebanyak 3 desa di 2 kecamatan terdampak.

Sementara itu, Kabupaten Pasuruan dan Bangkalan masuk kategori siaga darurat. Titik rawan kekeringan juga mulai muncul di Probolinggo, Kediri, dan Pacitan.

BPBD Jatim sudah menyiapkan dropping air bersih, termasuk distribusi 1.000 tandon air dan ribuan jerigen ke desa-desa terdampak. Hingga saat ini, bantuan sudah dikirim ke 24 titik di berbagai daerah.

Gatot mengingatkan masyarakat untuk segera melapor jika menemukan wilayah yang mengalami kekeringan agar bisa ditangani cepat.

“Kami pastikan setiap laporan akan kami tindaklanjuti. Droping air bersih, tandon, dan bantuan lain sudah disiagakan,” tegasnya.

Fenomena kekeringan ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Pemerintah daerah bersama BPBD terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan air bersih warga tercukupi. R3D


 

128

Baca Lainnya