Surabaya | klikku.id – Jawa Timur kembali memamerkan potensi ekonominya di hadapan dunia. Gubernur Khofifah Indar Parawansa memaparkan sederet proyek strategis dan peluang investasi daerah, kepada 14 duta besar dan calon duta besar Republik Indonesia di Gedung Negara Grahadi, Kamis (11/9/2025).
Proyek yang tengah berjalan antara lain pembangunan jalan tol Ngawi–Bojonegoro–Tuban–Lamongan–Manyar–Bunder, pengendalian banjir Kali Lamong, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, serta rencana kereta gantung di Kota Batu.
“Infrastruktur ini akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi sekaligus berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Khofifah.
Ia menegaskan Jawa Timur adalah penyumbang PDRB terbesar kedua nasional setelah DKI Jakarta. Pada triwulan II-2025, ekonomi Jatim tumbuh 3,09 persen (qoq). Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tercatat melesat hingga 16,53 persen.
Secara tahunan (yoy), pertumbuhan ekonomi mencapai 5,23 persen, dengan jasa perusahaan menjadi sektor tertinggi, yakni 9,76 persen.
Khofifah berharap para dubes bisa menjadi perpanjangan tangan untuk mengenalkan produk unggulan, perdagangan, dan wisata Jatim di negara sahabat.
“In syaa Allah peluang-peluang ekonomi Jatim bisa diperjuangkan melalui bapak ibu dubes,” ujarnya.
Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Kemenlu sekaligus calon Dubes RI untuk Vietnam, Adam Mulawarman Tugio, menegaskan komitmen Kemenlu mendukung diplomasi ekonomi bersama Pemprov Jatim.
“Jatim dipilih karena spesial, begitu banyak potensi yang bisa dikerjasamakan. Kami siap membantu mengembangkan produk ekspor dan investasi Jatim ke mancanegara,” kata Adam.
Para dubes juga meninjau sektor manufaktur dan perikanan. Dari hasil kunjungan, mereka melihat potensi besar untuk kerja sama, terutama dengan Timur Tengah yang memiliki sumber pembiayaan kuat.
Selain mendorong ekspor, ada peluang outbound investment dengan memanfaatkan perubahan generasi pengusaha diaspora di Eropa.
Sebagai catatan, 14 dubes hadir dalam forum tersebut. Tiga di antaranya sudah resmi dilantik, sementara 11 lainnya segera bertugas di Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Eropa, hingga Amerika Latin. R3D
