Ekonomi Bisnis Nasional Pemerintahan

Kamis, 11 September 2025 - 07:29 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Purbaya Laporkan Progres RAPBN 2026 ke Presiden Prabowo, Defisit Masih 2,48 Persen

Jakarta | klikku.id – Presiden Prabowo Subianto, Rabu (10/9/2025), menerima Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta.

Pertemuan itu membahas perkembangan proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang saat ini sedang digodok bersama DPR RI.

Usai pertemuan, Purbaya menyampaikan bahwa laporan yang diberikan kepada Presiden mencakup keseluruhan rancangan APBN.

Namun, ia menegaskan bahwa semua angka yang dibawa masih bersifat sementara karena belum disepakati dengan DPR.

“Kami melaporkan hasil proses diskusi anggaran dengan DPR. Angka-angkanya masih tentatif dan bisa berubah tergantung pembahasan lebih lanjut,” ujar Purbaya.

Ia belum mau membuka detail perubahan anggaran yang mungkin terjadi. Menurutnya, semua masih dalam tahap perundingan.

“Soal perubahan, saya belum bisa bicara banyak. Nanti akan jelas setelah ada keputusan resmi DPR,” tegasnya.

Meski begitu, pemerintah sudah menyiapkan gambaran besar RAPBN 2026. Target penerimaan negara dipatok sebesar Rp3.147 triliun, dengan belanja negara mencapai Rp3.786,5 triliun. Artinya, ada defisit sekitar Rp638,8 triliun atau setara 2,48 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Untuk tahun 2025 sendiri, pemerintah memproyeksikan defisit APBN berada di level 2,78 persen terhadap PDB. Angka tersebut diharapkan bisa lebih rendah pada tahun depan seiring penguatan penerimaan negara.

Purbaya menambahkan, Presiden Prabowo menekankan agar setiap langkah dalam pembahasan APBN harus mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas serta menjaga kesinambungan fiskal.

“Kami tidak bisa mendahului DPR, tapi laporan hari ini memberikan gambaran awal kepada Presiden terkait arah kebijakan anggaran ke depan,” pungkasnya. R3D


 

73

Baca Lainnya