Daerah Peristiwa

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 10:29 WIB

7 bulan yang lalu

logo

JKSN Pilih Ponorogo Jadi Tuan Rumah Hari Santri Nasional 2025, Sekaligus Luncurkan Jaringan Media Pesantren

Ponorogo | klikku.id – Kabupaten Ponorogo resmi ditunjuk sebagai lokasi peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 oleh Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN).

Tak hanya menjadi pusat perayaan, Ponorogo juga akan menjadi tempat peluncuran GAM Media Network, jaringan media pesantren pertama yang menjangkau skala nasional hingga internasional.

Sekretaris Jenderal JKSN KH Zahrul Azhar Asumta, atau yang akrab disapa Gus Hans, mengatakan penunjukan Ponorogo bukan tanpa alasan. Daerah berjuluk Kota Reog itu, memiliki akar sejarah pesantren yang sangat kuat dan menjadi salah satu titik penting perkembangan pendidikan Islam di Nusantara.

“Ponorogo ini punya alasan historis yang kuat. Di sini berdiri Pesantren Gebang Tinatar di Desa Tegalsari, Jetis, salah satu pesantren tertua yang lahir pada abad ke-17 dan telah melahirkan banyak ulama besar. Ini bukti bahwa Ponorogo adalah poros penting pesantren di Indonesia,” ujar Gus Hans, seusai bertemu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di Rumah Dinas Pringgitan, Jumat (3/10).

Menurutnya, pesantren bukan hanya lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga pusat peradaban dan kebudayaan. “Hubungan antara pesantren dan budaya sangat kuat. Di Ponorogo, kultur itu sudah terbentuk sejak 300 tahun lalu,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyambut antusias keputusan JKSN. Ia menyebut momentum HSN tahun depan akan menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi Ponorogo.

“Pesantren memiliki peran penting bukan hanya dalam pendidikan agama, tapi juga dalam pembentukan karakter santri. Gerakan Ayo Mondok ini sangat bagus karena pesantren tidak hanya mengajarkan ngaji, tetapi juga mentransfer nilai keteladanan dari para kiai,” ujar Kang Giri, sapaan akrab Sugiri.

Sugiri menambahkan, pihaknya siap berkolaborasi dengan JKSN dan seluruh pesantren di Ponorogo untuk menyukseskan peringatan HSN 2025.

“Kami ingin HSN di Ponorogo menjadi momen yang bersejarah, sekaligus memperkuat posisi pesantren sebagai benteng moral dan budaya bangsa,” katanya.

Rencana peluncuran GAM Media Network juga diharapkan menjadi tonggak baru bagi dunia pesantren dalam menghadirkan media berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Melalui jaringan ini, informasi seputar pesantren di seluruh Indonesia akan tersaji lebih luas dan terkoordinasi. R3d


 

100

Baca Lainnya