Kerjasama Pemerintahan Peristiwa

Minggu, 9 November 2025 - 16:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Pemkot Surabaya dan BPJS Ketenagakerjaan Bentuk Agen Perisai di Tiap RW

SURABAYA | klikku.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, baik formal maupun informal.

Salah satu langkah terbarunya yakni membentuk agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) di setiap RW.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, program ini bertujuan mendata sekaligus mengajak pekerja yang belum terlindungi untuk segera bergabung dalam BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini tugas pemerintah memastikan seluruh pekerja terlindungi. Untuk pekerja informal yang bukan penerima upah, kesadarannya harus terus ditumbuhkan agar memahami pentingnya jaminan sosial,” ujarnya, Minggu (9/11).

Menurut Hebi, banyak kasus kecelakaan kerja hingga kematian yang menimpa pekerja tanpa perlindungan jaminan sosial. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kemiskinan baru di Surabaya.

“Kami tidak ingin muncul angka kemiskinan baru akibat hal itu, maka semua diarahkan untuk terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan,” tegasnya.

Melalui agen Perisai, Pemkot berharap sosialisasi bisa lebih efektif hingga tingkat RW. Agen akan berperan aktif menyebarkan informasi dan membantu pendaftaran bagi pekerja informal seperti pedagang, ojek online, atau buruh harian.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim Hadi Purnomo menambahkan, hingga kini sudah 613 ribu pekerja atau sekitar 42 persen dari total pekerja di Surabaya yang terlindungi jaminan sosial. Targetnya, tahun ini bisa meningkat hingga 58 persen.

“Upaya Pemkot Surabaya sudah luar biasa. Bahkan sudah memberi perlindungan kepada ketua RT/RW, Kader Surabaya Hebat (KSH), dan pekerja non-ASN,” ujar Hadi.

Ia menegaskan, jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar formalitas, tapi investasi perlindungan bagi masa depan pekerja dan keluarganya.

“Kalau tidak terlindungi, mereka bisa menjadi beban baru bagi pemerintah. Karena itu, langkah Pemkot Surabaya ini sangat strategis,” pungkasnya. Nughie


 

74

Baca Lainnya