Daerah Pemerintahan Peristiwa

Sabtu, 15 November 2025 - 11:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Wamenkop Ajak Pesantren di Jatim Jadi Penggerak Ekonomi Akar Rumput

LAMONGAN | klikku.id  – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong pesantren di Jawa Timur, khususnya di Lamongan, untuk mengambil peran lebih besar sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat akar rumput.

Langkah ini disebut sejalan dengan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem sebagaimana mandat Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

“Pesantren bukan hanya pusat pendidikan, tetapi pilar penguatan ekonomi masyarakat. Kolaborasi pesantren, koperasi, dan BUMDes dapat mempercepat lahirnya kemandirian ekonomi di desa,” ujar Farida dalam keterangannya, Sabtu (15/11).

Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Optimalisasi Peran Pondok Pesantren dan Lembaga Ekonomi Desa di Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Jumat (14/11).

Ratusan perwakilan pesantren se-Jawa Timur hadir dalam agenda yang menjadi pilot project implementasi arahan Presiden Prabowo dalam kerangka Astacita tersebut.

Kegiatan meliputi workshop, pameran, konsultasi program, serta penyampaian arah kebijakan dari Kemenko PMK.

Sejumlah pemangku kepentingan turut terlibat, mulai kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, Baznas, Rumah Zakat, Himbara, BRIN, hingga Institute for Research and Empowerment (IRE).

Program ini menekankan integrasi pendidikan pesantren dengan pengembangan sektor keuangan syariah untuk membangun model bisnis berkelanjutan. Fokusnya meliputi penguatan rantai nilai halal dari produksi hingga pembiayaan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan pemerintah daerah terus memberi dukungan melalui program prioritas Lamongan Nyantri agar pesantren semakin berperan dalam pemberdayaan masyarakat.

“Pesantren adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam membentuk SDM unggul dan mendorong ekonomi inklusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Lamongan juga mengembangkan Megilan Entrepreneur, program kewirausahaan bagi santri dan generasi muda untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal. R3d


 

95

Baca Lainnya