BANGKALAN | klikku.id – Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah (AMATAR) menggelar kegiatan sosial bertajuk AMATAR Care Action berupa sunat massal gratis, cek kesehatan gratis (CKG), serta pengaktifan kembali kartu BPJS, Sabtu (2/5/2026) di Kantor Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman dan ruang pelayanan Kecamatan Tanah Merah itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Puluhan warga sejak pagi memadati lokasi untuk mengikuti layanan sosial gratis yang dinilai sangat membantu, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
Kapolsek Tanah Merah, AKP Suyitno S.H M.H, yang hadir mewakili Muspika Tanah Merah menyampaikan apresiasi atas inisiatif AMATAR yang dinilai telah menghadirkan kegiatan sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami mewakili Muspika mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada AMATAR yang telah menginisiasi kegiatan sunat massal ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu, karena biaya sunat secara mandiri tentu cukup mahal,” ujar AKP Suyitno.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti sunat massal gratis dan cek kesehatan gratis sangat relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan ke depan.
“Harapan kami, kegiatan-kegiatan positif seperti ini tetap berlanjut. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya baik, kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, sunat gratis, hingga bantuan sosial sangat membantu warga,” tambahnya.
Terkait aspek keamanan, AKP Suyitno memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Pihak kepolisian bersama unsur Muspika juga telah melakukan pengamanan dan pengaturan akses masuk demi kelancaran peserta.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman. Tadi kami juga sudah lakukan pengaturan di pintu masuk agar masyarakat yang datang, baik untuk sunat maupun cek kesehatan, bisa lebih mudah masuk ke area kecamatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tanah Merah, Ida Bagus Hanafi S.Kep., Ns., M.Kes., menjelaskan bahwa kegiatan AMATAR Care Action hari ini mencakup tiga layanan utama, yakni sunat massal, cek kesehatan gratis (CKG), dan pengaktifan kartu BPJS masyarakat yang sudah tidak aktif.
“Hari ini ada tiga kegiatan utama, yakni sunat massal, cek kesehatan gratis, dan pengaktifan kartu BPJS yang mungkin sebelumnya sudah mati. Ini bentuk pelayanan sosial yang kami harapkan bisa membantu masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” ujarnya.
Ida Bagus menyebutkan, target peserta sunat massal dalam kegiatan tersebut sebanyak 70 anak. Namun hingga pelaksanaan berlangsung, jumlah peserta yang hadir tercatat sebanyak 59 anak atau sekitar 90 persen dari target.
“Target sunat massal hari ini sebanyak 70 anak, yang hadir 59 peserta. Artinya capaian kita sekitar 90 persen dan Alhamdulillah ini cukup baik,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh peserta telah melalui proses screening kesehatan sebelum tindakan dilakukan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dalam kondisi aman dan layak mengikuti sunat massal.
“Semua peserta sudah melalui screening di dalam ruangan. Alhamdulillah dari 59 anak, semuanya aman dan tidak ada kelainan yang mengharuskan dirujuk ke rumah sakit,” ungkapnya.
Untuk mencegah risiko infeksi pasca sunat, pihak medis juga menerapkan standar sterilisasi alat secara ketat dan memberikan edukasi perawatan pasca tindakan kepada orang tua peserta.
“Tadi saat sambutan sudah kami sampaikan, mulai dari cara perawatan di rumah, minum obat rutin, hingga anjuran makanan bergizi tinggi protein seperti daging, ayam, dan ikan. Kemudian setelah tiga hari, peserta diminta kontrol ke puskesmas,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ida Bagus berharap kegiatan tersebut tidak hanya membantu pelayanan kesehatan sesaat, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Harapan kami sederhana, kegiatan ini bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Tanah Merah. Khusus untuk cek kesehatan gratis, kami ingin memancing kesadaran masyarakat agar rutin memeriksakan kesehatannya, karena layanan seperti ini juga rutin kami buka setiap bulan di desa-desa,” terangnya.
Ia mencontohkan, dari hasil cek kesehatan gratis yang dilakukan, ditemukan beberapa warga yang awalnya merasa sehat, namun setelah diperiksa ternyata memiliki kadar gula darah tinggi.
“Kadang masyarakat merasa sehat, tapi setelah dicek ternyata gulanya tinggi. Ini pentingnya cek kesehatan secara rutin,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum AMATAR, Royhan, menegaskan bahwa kegiatan AMATAR Care Action merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk hadir dan mengabdi di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Sehatkan Generasi Muda untuk Tanah Merah Jaya”, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga kurang mampu di wilayah Kecamatan Tanah Merah.
#Anam
