Nasional

Rabu, 19 November 2025 - 12:28 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Zulhas Tegaskan Program MBG Wajib Libatkan Ahli Gizi

JAKARTA | klikku.id – Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak bisa dijalankan sembarangan. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan keberadaan tenaga ahli gizi adalah syarat mutlak dalam setiap tahap penyelenggaraan program prioritas nasional tersebut.

“MBG tetap, harus, wajib melibatkan profesi ahli gizi. Tidak bisa tidak. Semua akan diukur dan dipertanggungjawabkan,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/11).

Menurut dia, masa depan Indonesia sangat ditentukan kualitas sumber daya manusianya. Dan kualitas SDM, kata Zulhas, bergantung pada asupan gizi sejak dini. Karena itu, MBG menjadi program strategis yang tidak boleh keliru dalam perencanaan maupun pelaksanaannya.

“Ini bukan sekadar angka. Ini tentang anak-anak kita. Jadi tidak boleh ada risiko di lapangan,” tegasnya.

Untuk memastikan tata kelola MBG berjalan rapi, pemerintah membentuk Tim Koordinasi Penyelenggaraan MBG yang langsung berada di bawah Presiden.

Zulhas ditunjuk sebagai ketua, didampingi Menko PMK Pratikno dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.

Tim ini bertugas merapikan berbagai kebijakan lintas kementerian, menyelesaikan hambatan sektoral, serta mengawasi implementasi hingga ke pemerintah daerah.

“Ada 13 kementerian dan lembaga yang terlibat. Karena MBG ini program utama, kesuksesan pemerintahan sangat bertumpu pada program ini,” ujar Zulhas.

Di level teknis, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Harian. Ia memimpin proses sinkronisasi, monitoring, evaluasi, dan pengendalian pelaksanaan di lapangan.

Melalui tim tersebut, pemerintah memastikan menu, porsi, dan distribusi MBG disusun berdasarkan standar ilmiah. Ahli gizi dilibatkan mulai dari tahap perencanaan menu, penghitungan kebutuhan gizi per kelompok usia, hingga evaluasi dampak.

“Intinya, program ini harus tepat gizi dan tepat sasaran. Kita ingin generasi yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih cerdas,” kata Zulhas.

Dengan pengawasan ketat dan dukungan lintas sektor, MBG diharapkan menjadi fondasi baru bagi peningkatan kualitas SDM Indonesia di masa mendatang. R3d


 

147

Baca Lainnya