Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Minggu, 23 November 2025 - 21:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Mall Ciputra World Surabaya Siap Terapkan QRIS Tap, Transaksi Tinggal Sentuh

SURABAYA | klikku.id – Sistem pembayaran digital di Jawa Timur terus bergerak maju. Bank Indonesia (BI) kembali mendorong transformasi transaksi non-tunai melalui peluncuran program Mall Siap QRIS Tap.

Program tersebut digelar selama lima hari mulai 22–26 November 2025 di Mall Ciputra World Surabaya.

QRIS Tap merupakan fitur terbaru QRIS yang diluncurkan BI pada Maret 2025. Berbeda dengan QRIS reguler, metode ini memungkinkan pembayaran cukup dengan tap gawai atau kartu pada mesin pendukung tanpa perlu memindai kode.

“Transaksi menggunakan QRIS Tap sangat mudah. Tinggal tap, transaksi langsung selesai,” ujar M. Noor Nugroho, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, dalam sambutannya.

Selama gelaran kampanye ini, BI bersama penyedia jasa pembayaran menggencarkan sosialisasi kepada tenant dan pengunjung mall. Tujuannya memperluas pemanfaatan QRIS Tap sebagai metode pembayaran modern yang praktis, cepat, dan aman.

Program ini juga disertai berbagai apresiasi dan promo. Tenant dan kasir yang mencatat transaksi QRIS Tap terbanyak akan mendapatkan hadiah.

Sementara pengunjung yang berbelanja menggunakan QRIS Tap dengan nominal tertentu berhak mendapatkan voucher belanja, yaitu Struk minimal Rp250 ribu → voucher Rp35 ribu dan Struk minimal Rp450 ribu → voucher Rp50 ribu

Penukaran dilakukan di atrium Void Mall Ciputra World selama persediaan tersedia.

Plt. Asisten II Sekdaprov Jawa Timur, Dr. Mhd. Aftabudin RZ, menyambut baik inisiatif BI tersebut. Menurutnya, digitalisasi pembayaran dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Usai seremonial launching, acara dilanjutkan dengan sesi edukasi sistem pembayaran digital bersama perwakilan BI Jatim, Bank BCA, dan PT Netzme Kreasi Indonesia.

Dengan hadirnya QRIS Tap di pusat perbelanjaan, BI berharap transaksi digital semakin mudah diakses masyarakat, sekaligus mendorong percepatan ekosistem ekonomi digital di Jawa Timur. AMan


 

153

Baca Lainnya