Pendidikan Peristiwa

Rabu, 26 November 2025 - 11:29 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Kirim Tim Relawan, Unusa Bantu Korban Erupsi Semeru

SURABAYA | klikku.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan.

Pada Rabu pagi (26/11), kampus tersebut resmi memberangkatkan Tim Relawan Bencana untuk membantu warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Pelepasan dilakukan dari Kampus B Unusa.

Wakil Rektor I Unusa, Prof. Ahmad Rusdiansyah, memimpin keberangkatan sekaligus memberi pesan agar para relawan bekerja dengan empati dan kesiapsiagaan tinggi.

“Bekerjalah dengan maksimal, bantu masyarakat sebaik mungkin, dan tetap jaga kesehatan. Kondisi di lapangan tentu tidak mudah, tetapi kehadiran kalian sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unusa, Dr. Achmad Syafiuddin, menjelaskan bahwa masa tanggap darurat yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Lumajang masih berlangsung sekitar 34 hari ke depan. Durasi penugasan para relawan disesuaikan dengan periode tersebut.

“Jika masa tanggap darurat diperpanjang, Unusa sudah menyiapkan kloter kedua yang siap diberangkatkan kapan pun,” jelasnya.

Total ada 12 relawan yang diberangkatkan, terdiri atas 10 mahasiswa dan 2 dosen pendamping. Mereka akan bertugas memberikan layanan kesehatan, pendampingan gizi, serta dukungan bagi kelompok rentan di wilayah terdampak.

Para mahasiswa berasal dari program studi Kesehatan Masyarakat, Gizi, K3, Keperawatan, serta unit Mahasiswa Siaga Bencana (Magana).

UKM Magana sendiri telah mengikuti berbagai pelatihan kebencanaan BPBD Jawa Timur sehingga siap diturunkan dalam kondisi darurat.

Dosen Unusa sekaligus Manajer Program Unusa–UNICEF, Rizki Amalia, menegaskan bahwa keberangkatan tim relawan merupakan implementasi langsung kerja sama antara Unusa dan UNICEF dalam Program Rencana Kontingensi.

“Dinas Kesehatan Lumajang meminta dukungan relawan dari Unusa. Permintaan ini sejalan dengan kerja sama kontingensi kami, sehingga pengiriman tim ini menjadi langkah konkret yang sangat dibutuhkan,” katanya.

Setibanya di Lumajang, tim Unusa akan bertugas di area dengan radius 10 kilometer dari titik terdampak. Mereka fokus pada layanan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), pemeriksaan tumbuh kembang anak, serta penyusunan kebutuhan gizi bagi lansia.

Saat ini, beberapa wilayah terdampak belum memiliki dapur PMBA maupun layanan kesehatan anak yang memadai. Karena itu, kehadiran relawan Unusa dipandang strategis untuk menutup kekosongan layanan dasar bagi kelompok rentan. AMan


 

146

Baca Lainnya