Bangkalan | klikku.id – Robohnya atap empat ruang kelas di SDN Konang 04 menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka karena pihak sekolah telah lebih dahulu mengosongkan ruang kelas yang dinilai membahayakan.
Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah menerima laporan dari kepala sekolah mengenai kondisi bangunan yang mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Menurut Ali Yusri, sejak Senin kepala sekolah melaporkan adanya suara “kriak-kriak” pada bangunan serta muncul retakan dan bagian dinding yang mulai pecah. Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pendidikan segera memerintahkan agar empat ruang kelas itu tidak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Alhamdulillah kepala sekolah sangat komunikatif. Begitu menerima laporan, saya langsung memutuskan agar siswa tidak lagi menempati ruang kelas tersebut. Anak-anak kemudian dievakuasi ke tiga ruang kelas lain dengan sistem pembelajaran bergantian pagi dan siang,” ujarnya.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Beberapa hari setelah ruang kelas dikosongkan, tepatnya pada Kamis, bangunan tersebut benar-benar roboh. “Alhamdulillah tidak ada korban, baik dari siswa maupun guru. Keselamatan mereka menjadi prioritas utama,” katanya.
Ali Yusri juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kondisi bangunan SDN Konang. Ia mengaku langsung melakukan konfirmasi dan melaporkan kondisi tersebut kepada Direktorat Jenderal terkait, termasuk kepada pejabat Kementerian bernama Gogot.
“Alhamdulillah beliau merespons positif. Semoga pada tahap kedua program revitalisasi nanti, SDN Konang bisa masuk dalam daftar sekolah yang mendapatkan penanganan,” ungkapnya.
Ia berharap proses revitalisasi dapat segera terealisasi agar kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung secara normal dengan fasilitas yang aman dan layak. Sementara itu, sistem pembelajaran sementara tetap diterapkan agar hak siswa untuk memperoleh pendidikan tidak terganggu meski sebagian ruang kelas tidak dapat digunakan.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa respons cepat pihak sekolah yang segera melaporkan kondisi bangunan serta langkah sigap Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan dalam mengevakuasi siswa berhasil mencegah jatuhnya korban saat empat ruang kelas SDN Konang roboh.
#Anam KLIKKU.ID
