Ekonomi Bisnis Kasuistika Peristiwa

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:29 WIB

5 bulan yang lalu

logo

TKBM TPK Berlian Digenjot BLS dan K3, Targetkan Zero Accident di Dermaga

SURABAYA | klikku.id – Keselamatan kerja di kawasan pelabuhan kembali diperkuat. Terminal Petikemas (TPK) Berlian membekali Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dengan pelatihan Basic Life Support (BLS) dan penyegaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai upaya membangun budaya kerja yang aman dan profesional.

Pelatihan yang digelar 20 Januari 2026 itu menjadi bagian dari rangkaian Bulan K3 Nasional 2026 yang berlangsung 12 Januari–12 Februari, mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.” Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan TPK Berlian.

Terminal Head TPK Berlian, Burhanudin, menegaskan bahwa keselamatan tidak boleh sekadar menjadi slogan. “Bulan K3 ini kami jadikan momentum untuk memastikan K3 benar-benar menjadi budaya kerja. Bukan hanya patuh aturan, tapi melekat pada setiap individu yang bekerja di TPK Berlian,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, para TKBM dibekali pemahaman menyeluruh mulai dari kebijakan dan prosedur K3, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang benar, hingga standardisasi hand signal “Commander TKBM” sesuai ISO OHSAS 18001 saat memandu operator alat bongkar muat di kapal maupun dermaga.

Tak hanya soal pencegahan, peserta juga dilatih keterampilan menghadapi kondisi darurat melalui materi Basic Life Support. BLS menjadi bekal penting agar TKBM mampu memberi pertolongan pertama secara cepat dan tepat saat terjadi insiden di area kerja berisiko tinggi.

“Budaya K3 hanya bisa terwujud jika semua pihak terlibat aktif. Kolaborasi seluruh pekerja di area TPK Berlian sangat penting untuk menekan risiko dan mencapai target Zero Accident,” lanjut Burhanudin.

Selain itu, TKBM juga dikenalkan pada Corporate Life Saving Rules (CLSR) dengan lima prinsip utama: identifikasi bahaya dan risiko, kepatuhan pada standar dan prosedur kerja, penggunaan APD, kompetensi sarana-prasarana, serta penempatan K3 sebagai prioritas utama.

Burhanudin berharap pelatihan ini berdampak nyata terhadap keselamatan dan produktivitas. “Kami ingin risiko kecelakaan semakin kecil, operasional terminal berjalan aman, dan keberlanjutan usaha tetap terjaga,” tutupnya.

Dengan pembekalan ini, TPK Berlian menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan kerja pelabuhan yang aman, nyaman, dan berdaya saing tinggi. AMan


 

170

Baca Lainnya