SURABAYA | klikku.id – Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung disertai hujan deras menerjang kawasan Terminal Kalimas, Surabaya, Selasa malam (10/2). PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa langsung bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan agar operasional pelabuhan tetap berjalan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.16 WIB hingga dini hari. Dampaknya, sejumlah fasilitas pergudangan mengalami kerusakan, terutama atap Gudang 611 dan Gudang 612. Gudang 611 dalam kondisi kosong saat kejadian, sedangkan Gudang 612 berisi komoditas.
Sebagai langkah tanggap darurat, tim operasional Pelindo bersama para pemangku kepentingan langsung melakukan pengamanan dan penutupan kargo agar tidak terdampak hujan lanjutan. Material yang berserakan juga segera dievakuasi.
Akses keluar-masuk di Pos 4 Kalimas sempat terganggu. Namun, pada malam yang sama Pelindo menerapkan rekayasa lalu lintas operasional dengan skema satu jalur masuk dan keluar agar arus logistik tetap lancar.
Hingga Rabu (11/2), proses pembersihan dan pemulihan terus dilakukan. Mulai dari perbaikan jaringan listrik, pembersihan area terdampak, hingga pemulihan sistem pendukung operasional.
Yang terpenting, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Seluruh pekerja dan personel pelabuhan dipastikan dalam kondisi aman.
Sub Regional Head Jawa Pelindo, Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan penanganan dilakukan cepat dan terkoordinasi.
“Prioritas kami adalah keselamatan, pengamanan kargo pelanggan, dan percepatan pemulihan fasilitas. Secara umum, kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Kalimas tetap berjalan normal,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Branch Manager Kalimas Subholding Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya. Menurutnya, tim langsung melakukan mitigasi setelah kejadian.
“Kami berkoordinasi dengan pemilik barang agar proses delivery tetap berjalan tanpa kendala berarti. Aktivitas operasional Kalimas tetap lancar,” katanya.
BMKG sebelumnya menyebut Jawa Timur memang sedang berada dalam periode potensi cuaca ekstrem akibat pengaruh Monsun Asia dan dinamika atmosfer. Pelindo pun meningkatkan kewaspadaan di seluruh area operasional.
“Keselamatan, keamanan kargo, dan keandalan layanan tetap menjadi prioritas utama kami dalam kondisi apa pun,” tegas manajemen Pelindo. AMan
