Ekonomi Bisnis Pemerintahan Transportasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:34 WIB

1 bulan yang lalu

logo

TPS Siaga Lebaran 1447 untuk Antisipasi Lonjakan Peti Kemas

SURABAYA | klikku.id – Menjelang Idul Fitri 1447 H, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memastikan operasional terminal tetap lancar, meski trafik diprediksi meningkat.

Sejumlah strategi disiapkan untuk menjaga arus bongkar muat tetap aman, tertib, dan tepat waktu.

Senior Vice President Operasi Terminal TPS, Didik Kurniawan, menegaskan kesiapan menyeluruh menjadi kunci menghadapi periode puncak Lebaran.

“Kami menata jadwal sandar kapal, memperkuat kesiapan alat, dan meningkatkan koordinasi lintas instansi agar aktivitas tetap terkendali meski terjadi lonjakan,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, TPS menerapkan Berth Allocation Strategy, guna mempercepat proses sandar kapal dan meminimalkan antrean.

“Pengawasan aktivitas dilakukan melalui Integrated Planning and Control (PnC), yang berfungsi sebagai pusat koordinasi operasional berbasis sistem digital,” tuturnya.

Ia menambahkan, dari sisi peralatan, TPS menyiagakan seluruh armada bongkar muat, termasuk pengoperasian E-RTG baru, untuk memperkuat kelancaran arus receiving dan delivery.

“Optimalisasi tenaga kerja juga dilakukan. Disertai pengaturan lalu lintas internal, dan penegakan standar keselamatan dan keamanan kerja (HSSE),” ungkapnya.

Koordinasi intensif juga dilakukan bersama Bea Cukai, Karantina, Kepolisian, hingga pelaku usaha logistik. Langkah ini untuk memastikan pelayanan tidak terganggu selama masa libur panjang.

“Sebagai langkah mitigasi, kami menyusun proyeksi Berth Occupancy Ratio (BOR) dan Yard Occupancy Ratio (YOR). Sementara pengaturan lapangan penumpukan, dilakukan melalui skema Flexible Block, buffer block, hingga pemanfaatan blok tambahan W1–W4 dan area railway.

Skema Pemindahan Lokasi Penimbunan (PLP) juga disiapkan bekerja sama dengan Bea Cukai dan depo PLP,” ujarnya.

Saat ini, kondisi YOR TPS tercatat dalam batas aman, rata-rata 50,7 persen. Rinciannya, YOR impor 47,86 persen dan YOR ekspor 53,61 persen.

“Dengan berbagai langkah tersebut, kami berkomitmen menjaga kelancaran arus logistik nasional, khususnya selama periode Lebaran. Ketika aktivitas distribusi barang cenderung meningkat signifikan,” pungkasnya. AMan


 

68

Baca Lainnya