Daerah Kasuistika

Rabu, 1 April 2026 - 18:45 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Dok Foto ist klikku.id Biro Bangkalan Jawa Timur.

Dok Foto ist klikku.id Biro Bangkalan Jawa Timur.

Dua Korban Laka Air di Sungai Tunjung Burneh Bangkalan Ditemukan Meninggal KaBPBD Nyatakan Operasi SAR Ditutup

Bangkalan | klikku.id – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban dalam peristiwa kecelakaan air (laka air) di DAM Sungai Tunjung, Desa Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (1/4) setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari.

Kepala BPBD Kabupaten Bangkalan, M. Zainul Qomar, menyampaikan bahwa kejadian bermula pada Selasa (31/3) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, saat seorang ibu bersama anaknya meninggalkan rumah. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 05.30 WIB, warga menemukan tas dan sandal milik korban di sekitar DAM Sungai Tunjung.

Dok Foto ist klikku.id Biro Bangkalan Jawa Timur.

“Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian sejak laporan diterima, dengan metode penyelaman dan penyisiran aliran sungai hingga radius dua kilometer dari lokasi kejadian,” ujar Zainul Qomar dalam laporannya.
Korban pertama, Siti Ruqqiyah (35), ditemukan pada Rabu pukul 15.30 WIB dengan jarak sekitar satu kilometer dari titik awal menuju muara. Korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan tersangkut di pohon akasia.

Selang kurang dari dua jam, korban kedua, Muhammad Ibrahim (8), juga ditemukan pada pukul 17.15 WIB di jarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian. Korban ditemukan mengapung dan tersangkut di pohon waru.

“Setelah ditemukan, kedua korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah sakit untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Bangkalan, BPBD Provinsi Jawa Timur, Basarnas, TNI-Polri, serta relawan dan masyarakat setempat.

Zainul Qomar menegaskan bahwa dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR gabungan resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing.

“Saat ini kondisi cuaca di wilayah Bangkalan terpantau cerah berawan dan situasi secara umum aman dan terkendali,” pungkasnya.

#Anam

200

Baca Lainnya