SURABAYA | klikku.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui edukasi bank sampah bagi warga RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan.
Kegiatan berlangsung Kamis (23/4) dengan menghadirkan praktik terbaik dari Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Perak Barat.
Program ini menjadi bagian dari upaya TPS berbagi pengalaman pengelolaan sampah yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi warga.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan warga RW 10 melakukan kunjungan belajar ke Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Perak Barat.
Mereka melihat langsung sistem pengelolaan yang sudah tertata, mulai dari pemilahan, pengumpulan, hingga pengolahan sampah menjadi produk bernilai.
Bank sampah ini merupakan hasil kolaborasi TPS bersama Pelindo Terminal Petikemas sejak 2024. Seiring waktu, program tersebut berkembang menjadi model pengelolaan sampah berbasis komunitas yang produktif dan partisipatif.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menegaskan kegiatan ini bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Kami ingin mendorong proses saling belajar antarwarga. Harapannya, keberhasilan ini bisa direplikasi di wilayah lain,” ujarnya.
Selain materi, peserta juga mengikuti diskusi interaktif terkait pembentukan organisasi bank sampah, pengelolaan administrasi, hingga strategi meningkatkan nilai tambah dari sampah terpilah.
Lurah Perak Barat, Saefudin Zuhri, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas wilayah penting untuk memperluas dampak pengelolaan sampah mandiri.
“Bank sampah ini berkembang karena keterlibatan warga. Kami berharap praktik ini bisa ditiru wilayah lain,” katanya.
Melalui program ini, TPS berharap kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya semakin meningkat.
Selain menciptakan lingkungan lebih bersih, langkah ini juga memperkuat ekonomi sirkular di tingkat komunitas. AM@n
