Daerah Ekonomi Bisnis

Senin, 4 Mei 2026 - 01:03 WIB

16 jam yang lalu

logo

Dok Foto : Gambar klikku.id Anam Biro Bangkalan.

Dok Foto : Gambar klikku.id Anam Biro Bangkalan.

Potensi Sektor Unggulan P2KP Bangkalan Dinilai Mampu Dongkrak Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN | klikku.id — Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bangkalan pada sektor pertanian, perikanan, hortikultura, dan perkebunan dinilai mampu menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Syaiful Anam S.Pd, Ketua Perkumpulan Jurnalis Bangkalan (Pejalan), saat menyoroti pentingnya penguatan sektor unggulan daerah melalui dukungan program pemerintah dan dinas terkait agar potensi yang selama ini dimiliki Bangkalan tidak hanya menjadi kekuatan alam, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurut Anam, Bangkalan memiliki karakter wilayah yang sangat mendukung pengembangan sektor primer. Hamparan lahan pertanian yang luas, kawasan pesisir yang produktif, potensi hasil hortikultura, serta komoditas perkebunan yang tersebar di sejumlah kecamatan menjadi modal penting yang harus dikelola secara serius dan terarah.

“Bangkalan tidak kekurangan potensi. Yang dibutuhkan adalah keseriusan tata kelola, penguatan program, dan keberpihakan kebijakan agar sektor unggulan benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Anam.

Ia menjelaskan, sektor pertanian masih menjadi penopang utama kehidupan masyarakat pedesaan. Namun, agar hasilnya lebih maksimal, dibutuhkan penguatan melalui modernisasi alat produksi, peningkatan kualitas benih, pendampingan petani, serta jaminan distribusi hasil panen yang stabil.

Di sektor perikanan, Anam menilai Bangkalan memiliki peluang besar untuk meningkatkan hasil ekonomi masyarakat pesisir. Selain hasil tangkap laut, potensi tambak dan budidaya perikanan juga dinilai dapat dikembangkan lebih luas untuk menopang kebutuhan pasar lokal maupun regional.

“Nelayan dan petani kita sesungguhnya punya kekuatan besar. Tinggal bagaimana negara hadir melalui program yang tepat, agar hasil kerja mereka tidak berhenti di produksi, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi,” katanya.

Sementara itu, sektor hortikultura dinilai memiliki prospek cerah karena didukung permintaan pasar yang terus tumbuh. Komoditas seperti cabai, bawang, sayuran, dan buah lokal dinilai mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat apabila didukung dengan pola tanam yang terarah dan akses pasar yang kuat.

Begitu pula sektor perkebunan. Komoditas seperti kelapa, jagung, dan tanaman produktif lainnya dinilai masih memiliki nilai ekonomi tinggi apabila dikelola dengan sistem penguatan pascapanen, hilirisasi produk, dan pengembangan usaha berbasis masyarakat.

Anam menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, dinas teknis, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar potensi tersebut benar-benar mampu dikonversi menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.

Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah tidak cukup hanya bertumpu pada program formal, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat kecil yang selama ini menjadi pelaku utama di sektor pertanian dan perikanan.

Ditengah tantangan ekonomi yang terus bergerak dinamis, Anam menilai Bangkalan memiliki peluang besar untuk tumbuh sebagai daerah yang kuat secara pangan, mandiri secara produksi, dan berdaya saing secara ekonomi apabila sektor-sektor unggulan tersebut mendapat perhatian serius dan berkelanjutan.

Bagi masyarakat kecil di desa, sawah, tambak, kebun, dan ladang bukan sekadar ruang kerja. Di tempat itulah harapan hidup tumbuh, anak-anak disekolahkan, dan masa depan keluarga dipertaruhkan. Karena itu, menjaga sektor unggulan Bangkalan tetap hidup bukan hanya soal ekonomi, melainkan juga tentang menjaga denyut kehidupan masyarakatnya.

25

Baca Lainnya