SURABAYA | klikku.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Perusahaan pelabuhan peti kemas tersebut meraih penghargaan B2B Digital Customer Experience Innovation dalam ajang Marketeers OMNI Brands of the Year 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa (23/6).
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan TPS menghadirkan Online Vessel Report (VEPORT), sebuah inovasi digital yang mengubah proses administrasi pelayanan kapal dari sistem manual berbasis dokumen fisik menjadi layanan digital terintegrasi.
Sebelum VEPORT diterapkan, berbagai dokumen pelayanan kapal masih diproses secara manual. Prosedurnya memerlukan tanda tangan fisik, penggandaan dokumen, hingga kehadiran langsung pengguna jasa di terminal. Kondisi tersebut membuat proses administrasi memakan waktu cukup panjang.
Kini seluruh tahapan dapat dilakukan secara daring dan real-time. Dokumen terdigitalisasi, proses verifikasi berlangsung lebih cepat, sementara persetujuan dapat dilakukan tanpa harus hadir secara fisik.
Transformasi tersebut berdampak signifikan terhadap efisiensi layanan. TPS mencatat waktu penyelesaian dokumen vessel report turun dari rata-rata 22 jam menjadi hanya 9 jam atau lebih cepat sekitar 59 persen.
Selain itu, seluruh dokumen kini dapat diakses secara digital sehingga meningkatkan transparansi dan kemudahan penelusuran data.
Dari sisi operasional, digitalisasi ini juga menghasilkan penghematan biaya. TPS mencatat efisiensi operasional sekitar Rp56,6 juta per tahun melalui pengurangan penggunaan kertas dan optimalisasi jam kerja.
Sementara agen pelayaran memperoleh penghematan hingga Rp60 juta per tahun karena tidak lagi harus datang langsung ke terminal untuk mengurus administrasi.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang semakin cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“VEPORT merupakan bagian dari transformasi digital yang terus kami kembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna jasa,” ujarnya.
Menurut Erika, TPS akan terus mendorong pengembangan inovasi berbasis teknologi guna memperkuat daya saing perusahaan sekaligus mendukung modernisasi sektor logistik dan kepelabuhanan nasional.
Dengan langkah tersebut, TPS semakin mempertegas posisinya sebagai terminal peti kemas yang mengedepankan keandalan layanan dan keunggulan pelayanan pelanggan. AM@n
