Ekonomi Bisnis

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:48 WIB

1 hari yang lalu

logo

Tanam Serentak Perkuat Hilirisasi Perkebunan, Dukung Swasembada Pangan dan Energi Nasional

JAKARTA | klikku.id –Pemerintah terus memperkuat langkah menuju swasembada pangan dan energi melalui pengembangan hilirisasi komoditas perkebunan strategis.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tanam Serentak Komoditas Perkebunan yang digelar secara serentak di berbagai sentra perkebunan di Indonesia, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan ini merupakan implementasi program Kementerian Pertanian dalam mendukung salah satu Asta Cita Presiden Republik Indonesia 2024–2029, yakni mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, dan ekonomi.

Program hilirisasi perkebunan difokuskan pada peningkatan nilai tambah komoditas, perluasan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan petani, pengurangan ketergantungan terhadap produk impor, penguatan daya saing ekspor, serta percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Komoditas yang menjadi prioritas meliputi tebu, kelapa, kopi, kakao, jambu mete, lada, dan pala.

Melalui gerakan tanam serentak ini, pemerintah juga mendorong seluruh perangkat daerah yang membidangi sektor perkebunan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk mempercepat pengembangan komoditas unggulan sesuai potensi wilayah masing-masing.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Ali Jamil, menegaskan bahwa keberhasilan hilirisasi tidak hanya ditentukan oleh pembangunan industri pengolahan, tetapi juga harus diawali dengan penguatan sektor hulu melalui peningkatan produktivitas perkebunan.

“Tanam serentak menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat fondasi hilirisasi perkebunan. Kita ingin memastikan ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan sehingga industri dapat tumbuh, petani memperoleh nilai tambah, dan target swasembada pangan maupun energi dapat tercapai,” ujar Ali Jamil.

Pada komoditas tebu, percepatan tanam dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produksi gula nasional sekaligus menjamin ketersediaan bahan baku bagi pengembangan bioetanol sebagai sumber energi baru terbarukan.

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, menyatakan kesiapan perusahaan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri gula nasional melalui peningkatan produktivitas tebu dari hulu hingga hilir.

“Tanam serentak ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan industri gula. SGN berkomitmen mendukung peningkatan produksi tebu nasional melalui pendampingan budidaya, penguatan kemitraan dengan petani, serta optimalisasi pengolahan di pabrik gula sehingga mampu menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi seluruh rantai pasok,” kata Mahmudi.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan petani diharapkan mampu mempercepat transformasi sektor perkebunan nasional menjadi lebih modern, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Melalui program tanam serentak, pemerintah optimistis target penguatan ketahanan pangan dan energi nasional dapat tercapai sekaligus mendorong terwujudnya hilirisasi perkebunan yang memberikan manfaat nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Ryo


 

15

Baca Lainnya