Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Senin, 20 Juli 2026 - 08:38 WIB

19 jam yang lalu

logo

JCFF 2026 Resmi Berakhir, BI Siap Bawa Kopi dan Rempah RI ke Pasar Dunia

SURABAYA | klikku.id – Bank Indonesia (BI) resmi menutup rangkaian Java Coffee & Flavors Festival (JCFF) 2026 di Alun-Alun Surabaya, Minggu malam (19/7/2026).

Selama tiga hari penyelenggaraan, festival tersebut menjadi wadah mempertemukan petani, pelaku UMKM, pelaku industri, perbankan, hingga pembeli potensial, untuk memperkuat daya saing komoditas unggulan Indonesia.

Mengusung tema From Local Flavor to Global Horizon, JCFF tahun ini menegaskan komitmen BI dalam mendorong kopi, teh, kakao, dan rempah Indonesia, agar mampu bersaing di pasar internasional melalui peningkatan kualitas produk dan penguatan ekosistem usaha.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengatakan, Pulau Jawa memiliki potensi besar sebagai sentra produksi komoditas perkebunan bernilai ekspor.

“Tantangannya bukan sekadar meningkatkan produksi, tetapi menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi. Melalui JCFF, kami ingin membawa cita rasa khas Indonesia, agar semakin dikenal di pasar dunia. Penguatan kualitas, inovasi produk, hingga perluasan akses pasar menjadi fokus utama,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor kopi diarahkan pada peningkatan kualitas green bean. Sementara industri teh, kakao, dan rempah, didorong menghasilkan berbagai produk olahan bernilai tinggi.  Mulai ekstrak, minyak atsiri, jamu, hingga bumbu siap saji.

Selain itu, BI terus memperkuat ekosistem UMKM melalui akses pembiayaan, pengembangan rantai pasok, serta perluasan jaringan pemasaran internasional.

“Upaya tersebut turut didukung pengembangan layanan pembayaran digital QRIS Cross Border, yang kini telah terhubung dengan sejumlah negara, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim menegaskan, berakhirnya JCFF bukan berarti berhentinya upaya pengembangan UMKM.

“Yang berakhir hanya festivalnya. Semangat membangun UMKM dan membawa produk unggulan Indonesia ke pasar global, harus terus dijaga melalui kolaborasi semua pihak,” tutunya.

Selama penyelenggaraan, JCFF 2026 menghadirkan berbagai agenda, mulai business matching pembiayaan, workshop, talkshow, edukasi kopi, hingga kompetisi barista dan inovasi produk.

Ibrahim berharap, kegiatan ini mampu memperkuat ekosistem kopi, teh, kakao, dan rempah nasional. “Dan pastinya, bisa meningkatkan kesejahteraan petani, serta pelaku UMKM melalui peluang pasar yang semakin luas,” pungkasnya. AM@n


 

32

Baca Lainnya