SURABAYA | klikku.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menerjunkan 604 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 di Kota Surabaya.
Selama lebih dari dua pekan, mereka akan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di lima kecamatan, tujuh kelurahan, dan 42 RW.
Mahasiswa yang berasal dari 12 program studi itu akan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Transformasi Kesehatan, Pendidikan, dan Bisnis Digital Berkelanjutan.”
Selain mengimplementasikan ilmu di lapangan, hasil KKN juga akan menjadi dasar riset dosen serta program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.
Rektor Unusa Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA., menegaskan KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi sarana menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kami ingin setiap kelompok meninggalkan manfaat yang terus dirasakan masyarakat. Hasil KKN tidak berhenti ketika mahasiswa kembali ke kampus, tetapi menjadi dasar riset, pengabdian dosen, hingga pengembangan program KKN berikutnya,” ujarnya saat melepas peserta, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu memberdayakan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
Sementara itu, Wakil Rektor III Unusa Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA., DVM., menjelaskan pelaksanaan KKN tahun ini disusun bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Surabaya sehingga setiap lokasi memiliki fokus program yang berbeda.
“Setelah KKN selesai, kami akan menindaklanjutinya melalui program-program keberlanjutan,” katanya.
Salah satu inovasi yang dihadirkan tahun ini adalah Program TIBA (Titik Baca) Perpustakaan Unusa. Masyarakat dapat mengakses bahan bacaan digital melalui QR Code yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah. Di sejumlah lokasi juga akan disediakan pojok baca untuk memperkuat budaya literasi.
Ketua Pelaksana KKN Dr. Gilang Nugraha menambahkan seluruh temuan mahasiswa selama KKN akan dievaluasi sebagai dasar penyusunan riset, pengabdian masyarakat, dan penyempurnaan program KKN pada tahun berikutnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. AM@n
