Kerjasama Pendidikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:38 WIB

3 jam yang lalu

logo

Gandeng University of Manchester, Unusa Siapkan Pusat Riset Otak Janin

SURABAYA | klikku.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) memperkuat jejaring riset internasional di bidang kesehatan dengan menggandeng University of Manchester, Inggris, untuk mengembangkan penelitian mengenai perkembangan otak manusia sejak dalam kandungan.

Kolaborasi tersebut mengemuka dalam International Guest Lecture bertajuk Research Frontiers in Infection and Fetal Neurodevelopment, yang digelar di Kampus B Unusa, Senin (10/8/2026).

Forum tersebut menghadirkan Prof. Delvac Oceandy, MD., PhD, pakar Molecular Cardiovascular Sciences dari University of Manchester. Serta Prof. Dr. Soedarsono, Sp.P(K), dari FK UHT. Salah satu pembahasan utamanya adalah pengaruh infeksi terhadap perkembangan sistem saraf janin.

Dalam sambutannya, Rektor Unusa Prof. Tri Yogi Yuwono mengatakan, kolaborasi internasional menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperkuat budaya riset. Terutama setelah dibukanya Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi.

“Nantinya, PPDS Obstetri dan Ginekologi Unusa diarahkan menjadi salah satu pusat riset perkembangan otak manusia sejak dalam kandungan,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan otak janin merupakan persoalan kompleks yang tidak bisa ditangani satu disiplin ilmu. Kedokteran perlu bersinergi dengan teknologi, sains data, kecerdasan buatan, teknik biomedis, hingga teknologi pencitraan.

“Perkembangan riset medis semakin membutuhkan dukungan teknologi untuk memahami mekanisme penyakit, mendeteksi gangguan lebih dini, hingga mengembangkan terapi yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam sesi pemaparan, Prof. Delvac juga menjelaskan perkembangan penelitian mengenai pengaruh infeksi terhadap sistem saraf janin.

“Kolaborasi Unusa dengan University of Manchester, diharapkan berlanjut ke penelitian bersama, penguatan laboratorium, pendampingan peneliti muda, hingga publikasi ilmiah,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Soedarsono, Sp.P(K), menggagas pembentukan Pusat Studi Perkembangan Otak dan Kapasitas Kognitif Sejak dalam Rahim.

“Gagasan ini didasarkan pada pemikiran bahwa pembangunan kualitas manusia harus dimulai sejak masa prakonsepsi hingga kehidupan dalam kandungan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Prof. Tri Yogi juga meminta mahasiswa dan dosen Unusa tidak sekadar menjadi pendengar.

“Jangan hanya mendengarkan secara pasif. Pandanglah tantangan neurologis ini sebagai sebuah panggilan,” pungkasnya. AM@n


 

9

Baca Lainnya