Daerah Pemerintahan Pendidikan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:21 WIB

5 jam yang lalu

logo

Dok gambar foto istimewa KLIKKU.ID Anam Biro Bangkalan.

Dok gambar foto istimewa KLIKKU.ID Anam Biro Bangkalan.

Lomba Gerak Jalan Agustusan di Arosbaya Bangkalan, Thomas: Jangan Kehilangan Makna Kemerdekaan

BANGKALAN | KLIKKU.ID Sekitar 50 regu peserta ambil bagian dalam lomba gerak jalan tingkat sekolah dasar (SD) yang digelar di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Minggu (23/8/2026) siang. Meski tidak mengingat jumlah persis peserta, Thomas Mr Ag D Pendidikan menyebut antusiasme anak-anak mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi.

Thomas yang turut dilibatkan dalam momentum lomba gerak jalan itu tidak sekadar melihatnya sebagai kegiatan menyemarakkan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Baginya, langkah kaki para siswa SD justru menyimpan pesan historis dan moral yang penting untuk direnungkan, khususnya oleh para pemangku kebijakan.

Menurut Thomas, gerak jalan anak-anak tersebut dapat dimaknai sebagai simbol perjuangan para pahlawan bangsa ketika berjuang membebaskan Indonesia dari penjajahan.

“Gerak jalan anak SD ini melambangkan gerakan suci pejuang bangsa yang membebaskan dari penjajah hingga akhirnya meraih kemerdekaan,” ujarnya.

Ia menilai, para peserta cilik yang mengikuti lomba pada dasarnya hanya memiliki satu tujuan, yakni menyelesaikan perjalanan hingga garis finis dengan sebaik-baiknya. Mereka rela berjalan dalam kondisi lelah, bahkan menghadapi risiko sakit, tanpa memikirkan keuntungan pribadi.

Kondisi tersebut, kata Thomas, memiliki kemiripan dengan semangat para pejuang kemerdekaan yang dahulu mengorbankan jiwa dan raganya demi satu tujuan besar, yakni kemerdekaan Indonesia.

“Anak SD ini tidak punya tujuan lain, hanya ingin meraih finish dengan sempurna. Tanpa pamrih walaupun capek dan bahkan bisa jatuh sakit,” ungkapnya.

Dari momentum itulah Thomas kemudian menyampaikan kritik sekaligus refleksi kepada pejabat dan penyelenggara pemerintahan saat ini. Menurut dia, semangat pengabdian seharusnya tidak berhenti pada slogan, tetapi tercermin dalam sikap dan perilaku dalam menjalankan amanah.

Ia mempertanyakan kembali bagaimana seharusnya kemerdekaan dimaknai oleh pejabat negara maupun daerah di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang lebih baik.

“Pejabat sekarang mengatakan saya mau mengabdi untuk bangsa, tetapi menuntut gaji tinggi, fasilitas mewah dan pelayanan bawahan yang prima. Inikah mengisi kemerdekaan bangsa?” tegasnya.

Thomas berharap perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sebatas menjadi agenda seremonial dan perlombaan tahunan. Lebih jauh, setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat, terutama generasi muda, semestinya menjadi ruang untuk menanamkan kembali nilai perjuangan, pengorbanan, persatuan dan pengabdian.

Menurutnya, langkah sederhana anak-anak SD di arena gerak jalan dapat menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini diperoleh melalui perjuangan panjang dan pengorbanan tanpa pamrih.

“Jangan sampai kita hanya menikmati hasil kemerdekaan, tetapi lupa terhadap nilai perjuangan yang melahirkannya,” menjadi pesan reflektif dari momentum tersebut.

#ANAM KLIKKU.ID

19

Baca Lainnya