Daerah Ekonomi Bisnis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:27 WIB

11 jam yang lalu

logo

Dok gambar foto ist KLIKKU.ID Anam Biro Bangkalan.

Dok gambar foto ist KLIKKU.ID Anam Biro Bangkalan.

Tajuz Zuhud, KPK dan Isu TPPU: Menakar Figur di Balik Pengelolaan Migas Bangkalan

BANGKALAN | KLIKKU.ID — Sosok Tajuz Suhud menjadi sorotan seiring informasi mengenai jajaran Direksi terpilih BUMD Sumber Sejahtera yang diproyeksikan memiliki peran dalam pengelolaan potensi minyak dan gas (migas) di Kabupaten Bangkalan.

Nama Tajuz Suhud atau Tajuz Zuhud sebelumnya mencuat dalam informasi mengenai penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 30 September 2024. Dalam informasi yang beredar, rumah Tajuz di Desa Alas Kokon, Kecamatan Modung, Bangkalan, disebut menjadi salah satu lokasi yang digeledah tim KPK.

Penggeledahan tersebut disebut berkaitan dengan penyidikan perkara korupsi yang tengah ditangani KPK. Dari penggeledahan itu, berdasarkan informasi pada foto yang beredar, disebut terdapat uang tunai sekitar Rp950 juta dalam pecahan Rp50.000 yang disita.

Informasi tersebut kini kembali menjadi perhatian setelah nama Tajuz Suhud dikaitkan dengan jajaran direksi terpilih BUMD Sumber Sejahtera. Publik pun dinilai memiliki kepentingan untuk mengetahui secara utuh siapa sosok yang nantinya dipercaya mengemban tanggung jawab strategis tersebut.

Sorotan ini bukan dimaksudkan untuk menghakimi ataupun menyimpulkan keterlibatan seseorang dalam perkara hukum. Penggeledahan maupun penyitaan merupakan bagian dari proses penegakan hukum dan tidak serta-merta membuktikan seseorang bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Justru karena posisi yang akan diemban berkaitan dengan pengelolaan potensi migas daerah, keterbukaan mengenai biodata, pengalaman, kapasitas, rekam jejak profesional serta latar belakang Tajuz Suhud menjadi penting untuk diketahui masyarakat.

Seorang jurnalis menyampaikan bahwa pers memiliki peran untuk menghadirkan informasi kepada publik agar masyarakat dapat menilai secara objektif figur yang akan diberi amanah mengelola potensi daerah.

“Betul sekali, karena alat kita jurnalis, maka mari kita sampaikan biodata Direksi terpilih BUMD Sumber Sejahtera, biar masyarakat tahu dan menilai inilah sosok yang akan mengelola migas di Bangkalan.” terangnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penekanan bahwa masyarakat Bangkalan tidak hanya membutuhkan informasi mengenai siapa yang ditunjuk, tetapi juga siapa sosok di balik nama tersebut dan bagaimana rekam jejaknya.

Terlebih, pengelolaan migas bukan perkara kecil. Potensi tersebut menyangkut aset strategis daerah dan harapan terhadap peningkatan pendapatan serta manfaat ekonomi bagi masyarakat Bangkalan.

Karena itu, sosok Tajuz Suhud patut menjadi bagian dari ruang keterbukaan informasi publik. Bukan untuk menghakimi, melainkan agar masyarakat memperoleh informasi yang cukup sebelum memberikan penilaian terhadap figur yang disebut akan mengambil bagian dalam pengelolaan migas melalui BUMD Sumber Sejahtera.

Kini pertanyaan publik sederhana: siapa sebenarnya Tajuz Suhud, apa kapasitas dan pengalaman yang dimilikinya, serta bagaimana rekam jejaknya hingga dipercaya masuk dalam jajaran pengelola BUMD yang akan berhadapan dengan potensi migas Bangkalan?

Jawaban atas pertanyaan tersebut menjadi penting untuk memastikan pengelolaan potensi migas daerah berjalan dengan prinsip transparansi, profesionalitas, akuntabilitas dan kepentingan masyarakat Bangkalan.

#Anam KLIKKU.ID

83

Baca Lainnya