SURABAYA | klikku.id – Jawa Timur menjadi salah satu mesin pertumbuhan penjualan Suzuki di pasar otomotif nasional. Hingga Juli 2026, penjualan ritel Suzuki di wilayah ini sudah menembus lebih dari 5.000 unit.
Angka tersebut melonjak 62 persen secara tahunan (year-on-year), dibanding periode yang sama pada 2025. Dengan capaian itu, Jatim kini menjadi kontributor penjualan ritel Suzuki terbesar kedua secara nasional, setelah Jabodetabek.
Kontribusi Jatim mencapai sekitar 12 persen dari total penjualan ritel Suzuki Indonesia, sepanjang Januari-Juli 2026.
Sales 4W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Rendy Anggadiputra mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat Jatim terhadap kendaraan.
“Capaian ini didorong terus berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan. Produk Suzuki juga dinilai sesuai dengan karakter dan kebutuhan konsumen di wilayah ini,” ujarnya, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, kebutuhan kendaraan di Jatim cukup beragam. Mulai menunjang aktivitas usaha dan industri, hingga mendukung mobilitas keluarga.
Kondisi itu tercermin dari komposisi model Suzuki yang paling banyak dibeli konsumen.
New Carry masih menjadi penyumbang terbesar. Kendaraan niaga ringan tersebut menyumbang 55 persen penjualan ritel Suzuki di Jatim. Ketangguhan dan efisiensi New Carry membuatnya banyak digunakan untuk distribusi barang maupun operasional bisnis.
Di segmen kendaraan penumpang, XL7 menjadi salah satu favorit dengan kontribusi 18 persen. Sementara Fronx menyumbang 16 persen, seiring meningkatnya minat terhadap SUV kompak dengan desain dan fitur modern.
Selain produk, Suzuki juga memperkuat layanan purnajual. Saat ini terdapat 24 outlet dan 32 bengkel resmi yang tersebar di Jawa Timur.
Layanan tersebut diperkuat platform digital MySuzuki, yang memungkinkan pelanggan melakukan reservasi servis sekaligus mengakses katalog suku cadang dan aksesori resmi.
“Pertumbuhan penjualan harus berjalan beriringan dengan kualitas pengalaman kepemilikan. Karena itu, akses layanan purnajual terus kami perkuat,” pungkas Rendy. AM@n
