Ekonomi Bisnis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:38 WIB

3 hari yang lalu

logo

Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

JOGJAKARTA| klikku.id – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama ANPER memperkuat dukungan terhadap pengembangan tebu rakyat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur jalan menuju areal pertanaman tebu petani di Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (2/10/2026).

Pembangunan akses jalan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat Swasembada Gula Nasional, sekaligus memperkuat ekosistem tebu rakyat agar berkembang secara produktif dan berkelanjutan.

Infrastruktur jalan yang memadai dinilai penting untuk menunjang aktivitas petani, terutama dalam mengakses lahan, melakukan budidaya, hingga mendukung mobilisasi hasil panen. Dengan akses yang semakin baik, pengembangan areal tebu diharapkan dapat berjalan lebih optimal sekaligus mendorong minat masyarakat untuk menanam tebu.

Ketua Gapoktan PATRI, Suripto, menyambut positif dukungan pembangunan infrastruktur tersebut. Menurutnya, kemudahan akses menuju lahan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberlangsungan usaha tani tebu.

“Kami sangat mengapresiasi adanya dukungan pembangunan jalan untuk akses menuju areal tebu petani di Selopamioro. Bagi kami, akses infrastruktur merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kegiatan usaha tani. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, kami berharap aktivitas petani menjadi lebih mudah dan mendorong semakin banyak petani untuk mengembangkan tanaman tebu,” ujar Suripto.

Ia berharap kolaborasi antara perusahaan dan petani dapat terus diperkuat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekaligus mendukung pengembangan tebu rakyat di Kabupaten Bantul.

Sementara itu, Kepala Bagian Tanaman PT PG Rajawali I, anak perusahaan PT SGN, Amin Kuncoro, mengatakan pembangunan akses jalan tersebut memberikan dukungan positif terhadap pengembangan areal tebu di wilayah Bantul.

“Dari sisi tanaman, pembangunan akses jalan ini menjadi dukungan yang sangat positif bagi pengembangan areal tebu. Infrastruktur yang memadai akan membantu akses menuju lahan dan mendukung kelancaran aktivitas budidaya maupun pengelolaan areal tebu,” kata Amin.

Menurutnya, peningkatan aksesibilitas diharapkan dapat mendorong pengembangan areal pertanaman sekaligus meningkatkan potensi pasokan tebu ke Pabrik Gula (PG) Madu Baru.

“Kami berharap pengembangan areal ini dapat mendorong peningkatan pasokan tebu ke PG Madu Baru sehingga dapat mendukung keberlanjutan operasional pabrik sekaligus memperkuat ekosistem tebu rakyat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,” lanjutnya.

Pembangunan infrastruktur tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara perusahaan, petani, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem tebu rakyat.

Dukungan terhadap infrastruktur dasar menjadi salah satu faktor yang dapat membantu menciptakan kondisi usaha tani yang lebih produktif serta mendukung kelancaran penyediaan bahan baku bagi industri gula.

Sekretaris Perusahaan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Yunianta, menegaskan bahwa dukungan terhadap petani dan penguatan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem tebu rakyat yang berkelanjutan.

“Program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen PT SGN untuk turut memperkuat ekosistem tebu rakyat secara berkelanjutan. Kami meyakini bahwa pengembangan industri gula tidak dapat berjalan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi antara perusahaan, petani, pemerintah, dan seluruh stakeholder,” ujar Yunianta.

Ia menambahkan, pembangunan akses jalan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi petani, terutama dalam mendukung kemudahan akses ke areal pertanaman tebu dan pengembangan lahan.

“Melalui dukungan infrastruktur seperti pembangunan jalan ini, kami berharap akses petani menuju areal tebu semakin baik, pengembangan areal dapat terus dilakukan, dan pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap upaya percepatan Swasembada Gula Nasional,” pungkasnya.

Program pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan SGN dan ANPER dalam memperkuat ekosistem tebu rakyat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, pengembangan areal tebu diharapkan dapat terus tumbuh, memberikan manfaat bagi petani, menjaga keberlanjutan pasokan bahan baku industri gula, serta mendukung upaya mencapai Swasembada Gula Nasional. ryo


 

7

Baca Lainnya