Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:48 WIB

23 jam yang lalu

logo

TPS dan Kemenko Infrastruktur Perkuat Konektivitas Kereta Api di Tanjung Perak

SURABAYA | klikku.id – Penguatan konektivitas kereta api dengan pelabuhan menjadi salah satu fokus pemerintah untuk meningkatkan efisiensi logistik nasional.

Upaya tersebut dibahas saat Asisten Deputi Konektivitas Maritim dan Udara Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Balkis Kusumawati, mengunjungi PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Selasa (20/10/206)

Kunjungan kerja itu merupakan bagian dari peninjauan pengembangan konektivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.

Sejumlah isu yang menjadi perhatian meliputi kesiapan pelabuhan menghadapi kebijakan Zero ODOL pada 2027, perluasan konektivitas jaringan kereta api hingga area pelabuhan, serta integrasi berbagai moda transportasi.

Dalam kunjungan tersebut, TPS memaparkan pengembangan layanan multimoda yang menghubungkan angkutan laut dan kereta api.

Integrasi ini diharapkan dapat memperlancar distribusi barang, meningkatkan efisiensi rantai pasok, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas kendaraan angkutan barang di jalan raya.

Rombongan juga meninjau fasilitas operasional terminal dan memperoleh paparan mengenai langkah sejumlah pemangku kepentingan dalam memperkuat konektivitas serta efisiensi logistik di kawasan Tanjung Perak.

Direktur Utama TPS Ali Sodikin mengatakan, dukungan pemerintah diperlukan untuk memperkuat integrasi transportasi dan meningkatkan daya saing logistik Indonesia.

“Pengembangan konektivitas antarmoda, termasuk integrasi layanan kereta api dengan pelabuhan, merupakan langkah strategis untuk mendukung kelancaran arus barang, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta memperkuat daya saing logistik Indonesia,” ujar Ali.

Ia menegaskan, penguatan sistem logistik membutuhkan sinergi regulator, operator pelabuhan dan terminal, penyedia jasa transportasi, serta pelaku rantai pasok.

 Sebagai salah satu gerbang perdagangan utama Indonesia, kawasan Tanjung Perak dinilai memiliki peran penting dalam distribusi barang menuju berbagai wilayah.

TPS, lanjut Ali, siap mendukung kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan sistem logistik yang terintegrasi, andal, dan berkelanjutan.

Penguatan konektivitas tersebut diharapkan mendukung penerapan kebijakan Zero ODOL 2027, menekan biaya logistik, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat regional maupun global. AM@n


 

11

Baca Lainnya