Ekonomi Bisnis Peristiwa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:38 WIB

4 jam yang lalu

logo

Antisipasi Cuaca Ekstrem, TPS Simulasikan Petikemas Bergoyang hingga Crane Berhenti

SURABAYA | klikku.id – Angin kencang dapat mengganggu aktivitas bongkar muat dan membahayakan pekerja di kawasan pelabuhan.

Mengantisipasi risiko tersebut, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di Dermaga Internasional TPS, Selasa (27/10/2026).

Latihan ini dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem, terutama saat memasuki musim penghujan. Aspek yang diuji meliputi koordinasi, komunikasi, serta kecepatan respons pekerja dalam menjalankan prosedur keselamatan.

Dalam simulasi tersebut, TPS menguji sejumlah skenario, mulai dari penghentian bongkar muat ketika kecepatan angin melampaui batas aman pengoperasian crane, petikemas yang bergoyang akibat terpaan angin, hingga pekerja yang terpapar angin kencang di area dermaga.

Skenario lainnya mencakup material atau peralatan yang terbawa angin, hujan lebat yang menurunkan jarak pandang, serta gangguan sarana komunikasi utama yang mengharuskan penggunaan jalur komunikasi darurat.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur operasional, termasuk operator alat, petugas layanan dermaga, tenaga kerja bongkar muat (TKBM), manajemen operasional, dan tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Setiap personel diuji agar memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, termasuk alur pelaporan serta eskalasi ketika terjadi keadaan darurat.

Senior Manager Pengelolaan Operasi TPS Didik Kurniawan mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi angin kencang menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pekerja sekaligus mencegah gangguan operasional.

“Melalui kegiatan drill ini, kami ingin memastikan setiap pekerja memahami risiko yang mungkin timbul, mengetahui langkah yang harus dilakukan, serta mampu merespons situasi dengan cepat dan tepat sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurut Didik, latihan berkala menjadi bagian dari budaya keselamatan perusahaan. Kesiapan personel dan kepatuhan terhadap prosedur dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja maupun gangguan pelayanan akibat cuaca buruk.

Melalui simulasi ini, TPS berupaya memperkuat kesadaran keselamatan pekerja agar operasional terminal tetap aman, andal, dan berkelanjutan. AM@n

11

Baca Lainnya