Kesehatan

Kamis, 3 Maret 2022 - 16:18 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Kandungan, Manfaat dan Jenis Pil KB Andalan yang Tersedia Dipasaran

Sebagai wanita, tentu saja kita sudah tidak asing lagi dengan jenis alat kontrasepsi yang berupa pil KB Andalan. Ya, jenis alat kontrasepsi yang satu ini memang kerap digunakan untuk menunda atau mencegah kehamilan.  Pil KB dengan benar terbukti cukup efektif dalam mencegah kehamilan pada wanita. Akan tetapi, tidak semua jenis pil KB itu cocok dikonsumsi oleh setiap wanita lho. Oleh karena itu, download di sini untuk berkonsultasi dengan dokter secara online.

Pasalnya, terdapat beragam factor yang bisa mempengaruhi pilihan KB seperti berikut:

  • Gejala haid
  • Sedang menyusui atau tidak
  • kondisi kesehatan kardiovaskular
  • Kondisi kesehatan kronis lainnya yang sedang dialami
  • Obat lain yang sedang dikonsumsi.

Ada juga hal penting lainnya yang harus diperhatikan, yakni jika kita memutuskan untuk menggunakan pil KB andalan atau tidak.

Sebab pada masing-masing merk pil KB tersebut menyediakan beragam jenis yang dapat kita sesuaikan sesuai kondisi kesehatan tubuh. Secara umum, pil KB akan dibedakan kedalam dua jenis berbeda, yakni pil kombinasi dan pil khusus progestin. Lantas, apa bedanya?

1. Pil Kombinasi

Pil Kombinasi memiliki kandungan sintetis dari hormon estrogen dan progestin. Biasanya, jenis pil ini akan dikonsumsi pada setiap siklus aktif yang mengandung hormon.

Sedangkan pil lainnya bersifat tidak aktif, yang artinya tidak memiliki kandungan hormon. Bahkan Pil Kombinasi akan dibedakan lagi kedalam beberapa jenis berbeda seperti di bawah ini:

Pil Monofasik

Umumnya Pil Monofasik digunakan pada siklus 1 bulan dan setiap pil aktif bisa memberikan dosis hormon yang sama. Memasuki minggu terakhir siklus, maka wanita yang mengonsumsi Pil Monofasik tidak aktif akan mengalami menstruasi.

Pil Multiphase

Pil Multiphase digunakan untuk siklus 1 bulan yang dapat memberikan tingkat hormon berbeda selama siklus tersebut. Selama minggu terakhir siklus, seorang wanita harus mengonsumsi Pil Multiphase tidak aktif dan akan mengalami haid.

Pil Siklus Panjang

Pil Siklus Panjang ini umumnya digunakan untuk siklus 13 minggu. Seorang wanita akan mengonsumsi pil aktif selama 12 minggu, dan selama minggu terakhir siklusnya akan mengonsumsi pil tidak aktif kemudian mengalami haid. Alhasil, wanita tersebut hanya akan mengalami haid selama 3 sampai 4 kali per tahun.

Mengenai fungsinya, ketiga jenis pil kombinasi tersebut bekerja melalui dua cara berbeda. Pertama, pil tersebut akan mencegah tubuh untuk berovulasi. Itu artinya, tubuh kita tidak akan melepaskan sel telur pada setiap bulannya.

Cara kedua, pil ini bisa menyebabkan tubuh mengentalkan tekstur lendir serviks. Lendir tersebut berupa cairan di area leher Rahim yang berfungsi dalam membantu sperma untuk melakukan perjalanan ke Rahim, sehingga nantinya bisa membuahi sel telur.

Tak hanya itu, lendir yang sudah menebal juga bisa membantu untuk mencegah sperma agar tidak menuju ke Rahim.

2. Pil Khusus Progestin

Sesuai dengan namanya, yang mana jenis pil KB ini hanya memiliki kandungan progestin saja. Itu artinya, ia tidak memiliki kandungan estrogen sehingga kerap disebut dengan istilah pil mini.

Bagi wanita yang tidak menggunakan pil estrogen karena alasan kesehatan tertentu, pastinya Pil Khusus Progestin ini merupakan pilihan paling tepat. Dengan mengonsumsi Pil Khusus Progestin, maka semua pil berada dalam siklus aktif.

Sama seperti jenis pil KB diatas tadi, yang mana Pil Khusus Progestin juga memiliki cara kerja berbeda. Pil Khusus Progestin akan bekerja dengan cara mengentalkan lendir serviks serta akan mempertipis endometrium.

Endometrium itu sendiri merupakan lapisan rahim sebagai tempat sel telur ditanamkan setelah dibuahi. Apabila lapisan tersebut menipis, maka akan membuatnya semakin sulit bagi telur untuk ditanamkan sehingga dapat mencegah kehamilan.

4 Jenis Pil KB Andalan

1. Pil KB Andalan

Pil KB Andalan merupakan metode kontrasepsi oral yang paling banyak diminati oleh sebagian besar wanita di Indonesia. Berkat beragam kandungan di dalamnya, Pil KB Andalan ini akan bekerja dengan mencegah pertemuan antara sel sperma dan sel telur.

Tak hanya itu, Pil KB Andalan juga akan membuat cairan vagina menjadi lebih kental sehingga sangat sulit untuk dilalui oleh sperma. Adapun mengenai berbagai manfaat lainnya dari Pil KB Andalan seperti berikut:

  • Mampu mencegah kehamilan
  • Dapat membuat siklus haid menjadi lebih teratur
  • Memelihara berat badan tetap ideal
  • Tidak memicu flek pada kulit
  • Dapat mengurangi risiko kanker rahim
  • Dapat mengurangi rasa nyeri ketika haid
  • Mampu mengembalikan kesuburan dengan singkat.

2. Pil KB Andalan FE

Selain berperan untuk mencegah kehamilan, Pil KB Andalan FE juga dapat memenuhi kebutuhan zat besi.

Agar mendapatkan efektivitas yang sempurna, maka kita harus mengonsumsi Pil KB Andalan FE ini pada hari pertama haid kemudian dilanjutkan mengonsumsinya setiap hari di waktu yang sama. Manfaat lain dari Pil KB Andalan FE ini diantaranya adalah:

  • Mempunyai kandungan zat besi yang dapat mengatas gejala anemia ketika haid
  • Efektif untuk mencegah kehamilan
  • Bisa membuat siklus haid jadi lebih teratur
  • Menjaga berat badan tetap stabil
  • Tidak menimbulkan flek pada kulit
  • Dapat meminimalisir risiko kanker rahim
  • Dapat mengurangi rasa nyeri selama menstruasi
  • Bisa mengembalikan tingkat kesburuan dalam waktu singkat.

3. Pil KB Andalan Postpil

Pil KB Andalan Postpil merupakan kontrasepsi darurat yang bisa mencegah kehamilan setelah berhubungan intim, yang mana seblumnya tidak menggunakan alat kontrasepsi.

4. Pil KB Andalan Laktasi

Pil KB Andalan Laktasi berupa kontrasepsi yang dikhususkan untuk ibu menyusui, karena kandungan hormon progestin yang dimilikinya berdosis rendah.

1816

Baca Lainnya