Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Rabu, 30 Maret 2022 - 04:19 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Resmikan Pabrik Ketiga Bata Ringan Blesscon di Sragen

Sragen | klikku.net – Menandai satu dekade berkiprah di industri konstruksi Indonesia, PT Superior Prima Sukses dengan merek bata ringan Blesscon, meresmikan pabrik ketiganya di Sragen, Jawa Tengah. Pabrik seluas 10,5 hektar ini diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (30/3/2022).

Dalam sambutannya, Ganjar mengatakan bahwa berdirinya Blesscon di Jawa Tengah akan semakin menggairahkan semangat investasi ke Jawa Tengah. Serta mendorong berputarnya roda ekonomi.

“Berkat penanganan pandemi Covid-19 yang cukup baik di Indonesia. Kini kita mulai bisa menggerakkan perekonomian. Karena jika bisa memberikan pelayanan mudah, murah, cepat dan tanpa pungli. Maka bisa menarik banyak investor,” ujarnya.

“Pabrik Blesscon ini salah satu contoh yang bagus. Bagaimana orang Jawa Timur bisa berinvestasi di Jawa Tengah. Karena itu harus kita dukung penuh. Karena sudah saatnya kita mandiri, membuat produk sendiri dan belanja produk buatan sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sragen dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengungkapkan rasa syukur, karena semakin banyak investor yang masuk ke Sragen.

“Ini akan meningkatkan perekonomian Sragen. Semoga berdirinya blesscon bisa menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar pabrik. Saya juga berharap, agar PT Superior Prima Sukses bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, melalui program CSR untuk mengentaskan kemiskinan. Mohon dukungan dan doa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, CEO SPS Corporate & SMB Grup Dermawan Suparsono menyatakan, bahwa pembukaan pabrik Sragen ini kian menegaskan posisi Blesscon sebagai produsen bata ringan, dengan kapasitas produksi terbesar di Indonesia.

“Saat ini gabungan kapasitas produksi ketiga pabrik Blesscon mencapai 2,7 juta m3 per tahun. Pabrik Blesscon yang pertama dibangun di Mojokerto. Kemudian tumbuh pesat hingga membangunan pabrik kedua di Lamongan, Jawa Timur. Sragen dipilih sebagai lokasi pabrik ketiga. Karena kota ini sangat strategis, dekat dengan bahan baku dan dekat dengan pasar bata ringan,” ujar Dermawan.

Ia menambahkan, Blesscon yang telah tersertifikasi SNI dan Green Label Indonesia, memastikan bahan bakunya berasal dari tambang legal, yang tidak merusak lingkungan.

“Di Jawa Tengah, letaknya tak jauh dari Sragen. Pasir dan Kapur didatangkan dari Blora. Sedangkan semen didapat dari Rembang. Di Jawa Tengah bagian selatan, juga belum ada pabrik bata ringan besar. Sehingga Blesscon dapat memasok kebutuhan di Jawa Tengah dan perbatasan Jawa Timur, seperti Madiun Raya,” tambahnya.

“Jarak yang lebih dekat otomatis memangkas biaya distribusi. Hingga harga bata ringan di wilayah perbatasan dan Jawa Tengah selatan, kini jadi lebih kompetitif. Harganya bisa 10%-15% lebih murah. Dengan kapasitas yang besar, Blesscon berharap bisa mendukung pembangunan MBR di Jateng. Sebab, kapasitas produksi Blesscon dalam sebulan di Sragen, setara dengan 14 ribu rumah subsidi,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Superior Prima Sukses Billy Law menyampaikan, pabrik Blesscon di Sragen tetap dibangun pada saat pandemi memukul hampir semua sektor ekonomi.

“Banyak manufaktur tutup dan mengurangi karyawan. Namun Blesscon justru membuka pabrik baru, dan merekrut tenaga kerja. Dan telah beroperasi sejak 2021 lalu. Lokasi pabrik kami sangat strategis, berada di kawasan Industri Sambungmacan,” ujarnya.

“Apalagi, terdapat Exit Tol Mantingan, yang mendukung distribusi produksi dari kawasan industri tersebut. Tak heran, selama satu tahun terakhir, perekonomian Sragen Timur tumbuh. Banyak bermunculan minimarket modern, SPBU, warung-warung, serta rumah-rumah kos,” tambahnya.

“Di sektor pembangunan, adanya pabrik bata ringan skala besar di Sragen, akan menekan biaya distribusi. Sehingga end user dan developer, bisa mendapatkan bata ringan dengan harga kompetitif dan cepat. Bila dirunut lebih jauh ke level provinsi, hal ini sejalan dengan pertumbuhan perekonomian Jawa Tengah yang menggembirakan,” pungkasnya. @Nto tze


 

158

Baca Lainnya