Kesehatan Komunitas

Rabu, 6 Juli 2022 - 13:55 WIB

4 tahun yang lalu

logo

YHMCHI dan PMTS Sosialisasikan Manfaat Program JKN-KIS Bagi Masyarakat

Surabaya | klikku.net – Untuk memberikan informasi tentang manfaat menjadi peserta program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang kini telah diwajibkan pemerintah. Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dan Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMS), bekerjasama dengan BPJS Kesehatan KCU Surabaya, gelar sosialisasi manfaat KIS/Kartu BPJS kesehatan, Rabu (6/7).

Kegiatan ini digelar di kantor sekretariat Yayasan Bhakti Persatuan. Dan dihadiri puluhan orang perwakilan dari masing-masing yayasan di Surabaya.

Menurut Ketua Umum YHMCHI H. Abdullah Nurawi, salah satu tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk membantu pemerintah mensosialisasikan program JKN pada masyarakat. Khususnya pada anggota PMTS.

“Sebagian besar anggota yayasan yang tergabung dalam PMTS, didominasi orang-orang tua. Sehingga sering tertinggal informasi. Karena itu, kami gelar kegiatan ini. Dimana semua hal tentang JKN, BPJS dan KIS, akan diulas tuntas,” ujarnya.

“Jika nantinya ada kesulitan, atau kurang paham tentang kegiatan ini. Silahkan menghubungi sekretariat YHMCHI. Akan kami bantu. Terima kasih juga pada semua pihak yang membantu terwujudnya kegiatan ini. Semoga bermanfaat,” ungkap Nurawi, yang juga Ketua PMTS ini.

Ketua Yayasan Bhakti Persatuan Hermawan Santoso menyatakan mendukung penuh kegiatan ini.

“Sebab saat ini pemerintah telah mewajibkan seluruh warga Indonesia mengikuti program JKN. Apalagi, nantinya KIS akan dijadikan salah satu persyaratan untuk mengurus sejumlah dokumen penting. Saat ini sudah digunakan sebagai salah satu syarat jual beli tanah. Bisa jadi nantinya digunakan sebagai syarat pengurusan KTP,” ujarnya.

“Lewat kegiatan sosialisasi ini, semoga kita semua bisa paham, apa itu JKN, BPJS Kesehatan dan KIS. Termasuk manfaatnya dan cara ikut kepesertaannya,” ungkap Hermawan.

Sementara itu, Tara Rizki Amalia, staf bagian kepesertaan BPJS Kesehatan KCU Surabaya menjelaskan dan memberi informasi terkait program JKN-KIS.

“Jadi JKN adalah program yang dicanangkan pemerintah, sebagai jaminan pemeliharaan kesehatan seluruh warga Indonesia. Sementara BPJS Kesehatan adalah badan penyelenggaranya. Sedangkan KIS atau Kartu Indonesia Sehat, adalah kartu kepesertaan,” ujarnya.

Pengurus PMTS, YHMCHI dan Yayasan Bhakti Persatuan

“Sistem dalam JKN adalah gotong royong. Jadi yang sehat membantu yang sakit. Sebagai contoh, satu pasien Demam Berdarah, pembiayaannya akan dibantu oleh 58 peserta yang sehat, satu pasien kanker dibantu 912 peserta yang sehat, demikian seterusnya. Meski harus bayar iuran setiap bulan, tetapi tidak pernah menggunakan layanan kesehatan BPJS. Bapak ibu sekalian, tetap tidak akan rugi. Karena ini seperti sedang bersedekah. Menolong saudara kita yang sedang sakit,” tambahnya.

“Apabila nanti ada pertanyaan atau kesulitan terkait kepesertaan ataupun layanan JKN-KIS. Bapak ibu sekalian bisa menghubungi sekretariat YHMCHI, yang akan mengkomunikasikannya kepada kami. Akan kami bantu hingga tuntas,” pungkas Tara.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 70 orang perwakilan dan pengurus dari semua yayasan yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya. @Nto tze


 

877

Baca Lainnya