Pendidikan

Rabu, 28 September 2022 - 10:11 WIB

4 tahun yang lalu

logo

ITS Raih Predikat Penerima Mahasiswa Asing Tertinggi di Indonesia

Surabaya | klikku.net – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus meningkatkan kualitas, khususnya di bidang internasionalisasi. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya 1793 mahasiswa asing dari berbagai negara.

Jumlah tersebut menjadikan ITS meraih peringkat pertama dalam pengajuan izin studi mahasiswa asing, menurut Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI).

Direktur Kemitraan Global (DKG) ITS Assoc Prof Maria Anityasari ST MEng PhD mengatakan, pencapaian ini irilis oleh DIKTI sembari mendatangi rapat pengajuan izin belajar dan pelaporan mahasiswa asing kepada DIKTI.

“Biasanya, informasi tersebut dirilis ketika menjelang akhir tahun. Penyampaian oleh DIKTI saat ini mungkin masih bersifat sementara. Karena tahun 2022 masih belum berakhir,” ujarnya, Rabu (28/9).

Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini DKG ITS telah mengonsep mobilitas secara langsung dengan baik. Melalui program magang, pertukaran pelajar, hingga short course, DKG ITS berhasil menerima lonjakan jumlah mahasiswa asing yang tertarik untuk mengunjungi ITS secara luring.

“Sejak 2020, kami berusaha menyelenggarakan virtual mobility yang menarik. Agar aktivitas internasionalisasi di ITS tetap hidup meski di masa pandemi,” ungkap Maria.

Ia menambahkan, tahun ini ITS sering menerima mahasiswa asing yang mengikuti program jangka pendek dari Shibaura Institute of Technology (SIT), Jepang. Selain program jangka pendek, tahun ini ITS berhasil menerima pertukaran mahasiswa asing yang mayoritas berasal dari Eropa. Mulai dari mahasiswa Perancis, Finlandia, Denmark, dan berbagai negara lainnya.

Dosen Departemen Teknik Sistem dan Industri tersebut menjelaskan, peningkatan mahasiswa asing yang belajar di ITS ini, berhasil diraih dengan adanya berbagai inovasi baru yang disesuaikan dengan sasaran pasar yang DKG inginkan.

“Sebagai contoh, DKG ITS berhasil melahirkan program baru bertajuk CommTech Nusantara. Di mana program ini mengajak mahasiswa asing untuk belajar harmonisasi dalam kebhinekaan yang ada di Indonesia,” tuturnya.

Dengan adanya pengumuman dari Dikti ini, Maria berharap bahwa DKG ITS dan seluruh sivitas akademika ITS, tetap terus bersinergi kuat dalam memajukan ITS menuju peringkat 500 besar di dunia.

“Perjuangan kita masih jauh. Namun, prestasi inilah yang menjadi bukti, bahwa ITS memiliki kobaran api semangat yang tak kunjung padam,” pungkasnya. @Nto tze


 

166

Baca Lainnya