Daerah Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Sabtu, 6 Mei 2023 - 12:04 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Tanggal Cantik, Bupati Banyuwangi Ajak ASN Belanja di UMKM

Banyuwangi | klikku.net – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak ASN belanja di pasar rakyat dan UMKM, saat tanggal cantik.

Ini menjadi gerakan rutin yang hasilnya didonasikan kepada warga kurang mampu, ibu hamil dengan risiko tinggi (bumil risti), termasuk untuk prevalensi stunting.

Kali ini, Ipuk belanja di Pasar Galekan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo. Di Pasar Galekan, Bupati Ipuk tampak belanja ragam bahan pangan bergizi tinggi seperti aneka ikan, telur, daging, hingga sayur-mayur.

“Selain menggerakkan perekonomian warga, gerakan ini juga membantu warga yang membutuhkan. Dengan gotong royong semacam ini semuanya akan menjadi lebih ringan,” ujar Ipuk.

Di tempat tersebut, Ipuk langsung membagikan hasil belanjaan pada masyarakat seperti abang becak, lanjut usia, dan masyarakat kurang mampu lainnya di sekitar kawasan pasar.

Bupati Ipuk juga mendatangi dan membagikan hasil belanja pada anak yatim piatu yayasan LKSA Sahal Suhail, Desa Bajulmnati.

Selain itu, Ipuk juga mengunjungi sejumlah bumil risti dan balita stunting di wilayah Desa Bajulmati. Selain menyerahkan bantuan, Ipuk juga memastikan kondisi kesehatan mereka.

“Aksi kali ini kita tetap fokus untuk penanganan stunting. Kami belanja kebutuhan pangan bernutrisi tinggi untuk disumbangkan kepada bayi di bawah dua tahun (baduta) yang stunting, serta ibu hamil berisiko tinggi (bumil risti),” kata Ipuk.

“Sekarang melihat ibu hamil dengan risiko bukan hanya dengan timbangan namun juga riwayat penyakit. Saya minta Puskesmas, dasawisma, dan kader Posyandu terus memantau perkembangannya. Pastikan intervensi pangan bernutrisi yang kami berikan betul-betul dikonsumsi, sehingga kondisinya segera membaik,” kata Ipuk.

Salah satu bumil risti adalah Silviana Silva. Perempuan 22 tahun itu sedang hamil 13 minggu dengan risiko tinggi.

“Kami sangat bersyukur karena terus dipantau sekaligus dibantu tambahan nutrisi harian,” ungkap Silva.

Pemkab Banyuwangi juga melibatkan pedagang sayur keliling (mlijoan) untuk menyalurkan bantuan makan tambahan bagi balita stunting ataupun ibu hamil resiko tinggi (bumil risti).

Selain itu, Pemkab Banyuwangi mengalokasikan APBD senilai Rp 7 miliar untuk intervensi nutrisi bumil risti dan baduta stunting dari keluarga tidak mampu pada 2023.

Kegiatan dirangkai sekaligus memantau perkembangan renovasi pasar yang sempat terbakar Januari 2022 lalu.

Saat ini, renovasi pasar memasuki tahap akhir dan segera difungsikan. Ipuk meminta agar Pemerintah Desa dan Kecamatan, untuk mengatur dan melakukan pengawasan mengingat pasar tersebut merupakan aset desa.

“Yang terpenting adalah bagaimana faktor keselamatan agar kebakaran tidak terulang kembali. Saya berharap ada pengawasan dari petugas pasar maupun pemerintahan desa,” kata Bupati Ipuk.


 

61

Baca Lainnya