Pendidikan

Selasa, 25 Juli 2023 - 14:45 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CMA

Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CMA

Kukuhkan Tujuh Guru Besar Baru, Rektor Berharap Kontribusi Unair bagi Masyarakat Terus Meningkat

Surabaya | klikku.net – Universitas Airlangga (Unair) kembali menggelar pengukuhan sejumlah guru besar (gubes), yang dilaksanakan pada 26-27 Juli 2023.

Dalam sambutannya saat jumpa pers, di Ruang Balairua, Kantor Manajemen Kampus MERR-C Unair, Selasa (25/7). Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CMA menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian para guru besar baru.

“Pengukuhan guru besar ini merupakan hasil ikhtiar dan kesungguhan Unair dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Syukur Alhamdulillah, Unair sedang memanen hasil dari berbagai macam ikhtiar yang kami lakukan di masa-masa yang lalu. Banyak guru besar yang surat keputusan (SK) nya terbit. Sehingga Unair akan mempunyai lebih banyak lagi guru besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof Nasih menambahkan bahwa kali ini Unair akan memiliki tujuh guru besar baru. Yakni Prof Dr drg Taufan Bramantoro MKes, Prof Dr drg Muhammad Luthfi MKes, Prof Dr Tintin Sukartini SKp MKes, Prof Dr Ir Gunanti Mahasri MSi, Prof Iman Harymawan SE MBA PhD, Prof Dr Phil Toetik Koesbardiati, dan Prof Dr Joni Wahyuhadi dr SpBS(K) MARS.

Ketujuh guru besar ini, akan menerima jabatan fungsional tertinggi sebagai seorang dosen yang berasal dari berbagai bidang ilmu. Diantaranya ilmu kedokteran, kedokteran gigi, keperawatan, akuntansi ekonomi, antropologi, serta perikanan dan kelautan.

“Bertambahnya jumlah guru besar ini menambah harapan baru bagi Unair. Bahwa melalui para guru besar dan ilmu yang mereka geluti, Unair dapat memberikan kontribusi dan dampak yang lebih nyata bagi kehidupan masyarakat,” tuturnya.

“Dengan begitu, Unair akan terus dikenang sebagai perguruan tinggi yang kontributif dalam peradaban umat manusia,” ungkapnya.

Pihaknya juga berharap, semoga kontribusi Unair bisa terus meningkat. “Hingga Unair bisa memberi impact lebih nyata lagi di kehidupan masyarakat. Semoga keberadaan Unair bermakna bagi kesejahteraan dan peradaban umat manusia,” pungkas Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair itu.


 

185

Baca Lainnya