Internasional Pendidikan

Jumat, 1 September 2023 - 10:02 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Solar Dryer Dome Unair Raih Best Community Engagement pada InACE 2023 di Malaysia

Surabaya | klikku.net – Upaya Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair), yang bersinergi dengan Airlangga Community Hub (ACDH) dengan inovasi berupa Solar Dryer Dome, mendapatkan award InACE 2023.

Kegiatan ini digelar selama 2 hari, Rabu (29/8) dan Kamis (30/8), di Universiti Malaya, Malaysia,

Implementasi produk tepat guna tersebut, dianggap sangat membantu masyarakat nelayan Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Isu yang diangkat adalah adanya kebersihan ikan hasil pengeringan, keefektifan proses pengeringan, dan penggunaan energi non fosil.

Sebagai presenter pada InACE 2023, Wakil Dekan 3 FTMM Prof. Dr. Retna Apsari, M. Si, IPM memaparkan, bahwa inovasi Solar Dryer Dome akan mengkonversi atau mengubah energi matahari menjadi listrik.

“Nantinya, konversi energi listrik ini dapat menyalakan penghangat ruangan, untuk mengeringkan ikan pada cuaca hujan. Ide ini menawarkan proses pengeringan yang tahan cuaca, karena terlindung dari hujan. Sehingga kualitas ikan tetap terjaga dan kebersihan ikan akan terlindungi dengan baik,” ujarnya.

“Award yang didapatkan ini, terkait dengan penggunaan renewable energy atau energi baru terbarukan (EBT) di Desa Pengudang. Sebab, energi panas matahari yang melimpah di pesisir pantai Pengudang, memberikan semangat pada tim peneliti FTMM, untuk terus berkarya,” tambahnya.

“Hal ini juga sebagai wujud Meaningfull Research dari SMART University Unair. Yakni upaya pemaksimalan penggunaan energi surya, untuk meminimalkan dampak buruk dari adanya perubahan iklim”, ungkapnya.

Prof Retna menambahkan, implementasi desain alat di Desa Pengudang tersebut, berkolaborasi dengan Fakultas Teknik Universitas Maritim Raja Ali Haji (FT UMRAH), sebuah perguruan tinggi lokal di Kepulauan Bintan.

“Dengan kolaborasi yang apik ini, diharapkan Unair mampu memaksimalkan pemanfaatan teknologi terkini. mengoptimalkan nilai tambah, dan memberikan dampak yang signifikan secara lokal, nasional, dan global. Khususnya untuk masyarakat nelayan di desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan,” tuturnya.

Dia juga berharap, keterlibatan FTMM khususnya dan UNAIR pada umumnya, dalam menuntaskan permasalahan nelayan, tidak hanya di Desa Pengudang saja.

“Melainkan di seluruh wilayah pesisir, seperti Banyuwangi dan Pulau Gili Iyang, yang memiliki permasalahan serupa. Dengan berkolaborasi, maka pemecahan masalah akan lebih mudah dan cepat menemui titik temu yang solutif,” pungkasnya.

InACE 2023 merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh World University Association Community Development (WUACD), dengan Ketua Umum adalah Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Nasih, M.Si, Ak.


 

211

Baca Lainnya