Surabaya | klikku.net – Ikatan Alumni SMPN 10 Surabaya (Ikasdasa) kembali menggelar Baksos Sego Rongewu. Kegiatan yang memasuki putaran III seri 15 ini, dilaksanakan di Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya (10/3).
Kegiatan pembagian 300 paket Nasi Kotak layak gizi yang dijual seharga 2000 rupiah tersebut, dibuka dengan senam sehat bersama, yang diikuti puluhan warga setempat. Dan ditutup dengan pemberian puluhan mushaf Al Quran bagi masjid & musholla di kawasan tersebut.
Menurut Ketua Ikasdasa Bambang Udi Ukoro, kegiatan baksos Sego Rongewu tetap akan digelar setiap bulannya, dengan tujuan untuk mengajak masyarakat gemar sedekah.
“Karena uang 2000 pembelian Sego Rongewu dari masyarakat dan kaum duafa yang kami kumpulkan. Nantinya akan kami gunakan sebagai tambahan modal untuk baksos Sego Rongewu bulan berikutnya, di daerah yang berbeda,” ujarnya.
Bambang menambahkan, kegiatan ini juga untuk mengedukasi masyarakat. Bahwa bersedekah, tidak harus menunggu kaya. Cukup dengan uang Rp2 ribu saja.

“Untuk kegiatan kali ini, ada program baru yang mengikuti baksos Sego Rongewu, yakni Grebeg Kampung. Berupa bazaar penjualan sejumlah produk fesyen dan rumah tangga dengan harga murah, masuk ke kampung-kampung,” ungkapnya.
“Semoga baksos Sego Rongewu tetap bisa digelar, dan membawa manfaat bagi warga Surabaya yang membutuhkan. Sebab kami tidak hanya berbagi makanan layak gizi dengan konsep sedekah Rp2 ribu. Dalam kegiatan ini juga ada pemeriksaan kesehatan gratis, puluhan doorprize untuk peserta senam. Dan kini ada program Grebeg Kampung untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Grebeg Kampung H. Abdullah Nurawi menambahkan, bahwa bazaar ini bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat yang mau berjualan produk secara offline maupun online.
“Saat ini ada 3 jenis produk, yakni sepatu Trekker, pakaian dari Caesar, dan enamel atau peralatan dapur merk Ideal dari Kita Group. Karena tujuannya menggerakkan ekonomi kemasyarakatan. Maka produk-produk ini akan dijual oleh masyarakat di kampung-kampung atau UMKM, dengan harga lebih murah dari harga pasar,” ujar Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) tersebut.
Kegiatan ini juga bekerjasama dengan relawan Baksose Suroboyo, Universitas Adi Buana Surabaya untuk pemeriksaan kesehatan, serta Lions Club Sidoarjo Grand untuk pembagian doorprize senam sehat.
