Nasional Politik

Kamis, 14 September 2023 - 13:49 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Arbain Nawawi.

Foto : Dok Anam Klikku.net.

Arbain Nawawi. Foto : Dok Anam Klikku.net.

Setia Terhadap Kiai PSNU PN Kampak Trenggalek Tidak Mendukung Paslon Anis-Muhaimin di Pilpres 2024 Mendatang

Trenggalek | klikku.net— Genderang perpolitikan menyambut pemilu dan pilpres mulai ditabuh, dari para calon konstestanpun kian gencar menjajaki sejauh mana capaian elektabilitas serta kridibelitas antar calon hingga para paslon ketika disandingkan untuk melaju memenangkan hati rakyat untuk dipilih sebagai pemimpin pada setiap level jabatannya.

Menyikapi gemuruh dukungan pada paslon dalam mengambil simpatisan dari berbagai elemen masyarakat kini Arbain Nawawi menegaskan tidak akan memberikan dukungan pada Paslon Anis dan Cak Imin sebab telah dinilai pasangan tersebut telah menyakiti hati para kiai.

Arbain pastikan, PSNU (Pencak Silat Nahdatul Ulama) Pagar Nusa Kecamatan Kampak tidak akan memilih pasangan politik yang jejak digitalnya mengkudeta Gusdur dan menggugat Rp 99 miliar.

Melihat jejak politik Muhaimin Iskandar (Cak Imin) Arbain Nawawi (30 Th) selaku wakil ketua I delegasi luar negeri dan juga Ketua PAC Nagar Nusa (PN) Kecamatan Kampak periode 2014-2019 hingga sekarang meminta kepada seluruh anggota PSNU Pagar Nusa untuk tidak berpihak kepada Paslon (Pasangan Calon) Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

“Saya dulu dibaiat menjadi salah satu pimpinan pagar nusa untuk selalu setia kepada kyai-kyai Nahdlatul Ulama, maka dari itu jika kiyai kami tersakiti maka tidak akan bisa diam hati dan jiwa korsa ini,” kata Arbain menyampaikan penjelasannya.

“Saya juga Mengutip apa yang di sampaikan ketua PWNU Jawa Timur, K.H Marzuki Mustamar “Lek (Kalau) pengurus NU, Pengurus Muslimat atau Ansor atau apapun (kemudian) bergabung dengan LDII itu berarti batal bai’atnya. Bergabung dengan HTI, batal baiatnya. Bergabung dengan PKS, batal baiat. Bergabung dengan PAN, batal baiatnya,” kata Arbain menegaskan pernyataannya.


Reporter : Anam

Editor : Redaksi

657

Baca Lainnya