Hiburan

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:19 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Diangkat dari Kisah Nyata Asal Trenggalek, Film Horror Sinden Gaib Ajarkan Pentingnya Menghormati Kepercayaan Lokal 

Surabaya | klikku.net – Akibat kecerobohan, berdampak pada teror yang mengancam keselamatan nyawa. Hal inilah yang terjadi pada Ayu, yang harus berbagi jiwa dengan sosok Sinden Gaib bernama Sarinten.

Kisah nyata yang dialami Ayu ini, diangkat ke dalam film horor berjudul Sinden Gaib persembahan Starvision, dari produser Chand Parwez Servia dan sutradara Faozan Rizal.

Film ini berkisah saat Ayu dan sejumlah temannya, melakukan syuting dokumenter tarian Turonggo Yakso di Watu Kandang, Trenggalek, Jawa Timur.

Ternyata, salah satu kru mengambil batu keramat di lokasi syuting dokumenter tersebut. Akibatnya, sosok Sinden Gaib mbah Sarinten merasuki Ayu. Dan memintanya untuk mengembalikan batu keramat itu.

Sejak saat itu, sejumlah paranormal diminta bantuan mengatasi gangguan mbah Sarinten, bahkan sampai melibatkan kreator konten supranatural. Namun, gangguan justru semakin menjadi-jadi. Dan hingga kini, sosok Sarinten masih bersemayam di tubuh Ayu.

Film Sinden Gaib, dibuat berdasarkan kisah nyata yang terjadi di Trenggalek, Jawa Timur pada 2010. Kisah ini sempat viral pada 2019.

Produser Chand Parwez Servia mengungkapkan, melalui film ini Starvision ingin menghadirkan kisah film horor, yang diangkat dari kisah nyata.

“Salah satu tujuannya, agar menjadi pembelajaran bagi penonton. Untuk selalu menjaga tata krama, ketika berkunjung ke suatu tempat baru. Sehingga hal-hal yang bisa memunculkan risiko bisa dihindari”, ujarnya, disela nobar bareng cast, di XXI Royal Plaza, Surabaya. Jumat, (23/2).

“Starvision juga ingin mengangkat cerita yang memiliki nilai lokalitas kedaerahan. Dimana film ini, juga mengajarkan kita agar selalu menghormati apa yang menjadi kepercayaan lokal dan selalu berhati-hati dalam setiap bertindak,” pungkasnya.

Film ini juga memberikan pengalaman mistis, lewat lagu-lagu sinden dengan sentuhan Banyuwangi, yang dinyanyikan Sara Fajira, selaku pemeran Ayu.

“Ini adalah pengalaman yang sangat kompleks bagiku. Selain berakting, aku juga harus menyinden dengan langgam Banyuwangi. Lewat alunan nyinden itu, penonton akan melihat sosok mbah Sarinten yang merasuki Ayu”, ungkapnya.

Ayu (tokoh asli dalam film Sinden Gaib) mengatakan, film ini dibuat berdasarkan kisah nyata yang ia alami, saat membuat film dokumenter tentang tarian Turonggo Yakso pada 2010 silam.

“Film ini berdasarkan kisah nyata yang memang saya alami pada waktu itu. Walaupun ada sedikit perubahan pada filmnya. Tetapi dari menit awal hingga akhir, tetap mengingatkan saya pada kejadian itu”, tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Surabaya Armudji yang turut hadir dalam nobar menyatakan pentingnya menghormati apa yang menjadi budaya atau kepercayaan lokal.

“Ini mengajarkan pada kita, agar tidak berbuat sembarangan saat berada di sebuah wilayah baru. Kita harus menghormati adat istiadat, budaya atau kepercayaan masyarakat lokal”, ungkapnya.

Film Sinden Gaib dibintangi Sara Fajira, Riza Syah, Dimas Aditya, Naufal Samudra, Arla Ailani, Laras Sardi, Rizky Hanggono, Yeyen Lidya, Liek Suyanto, Yuyun Arfah, Novita Hardini, dll. Dan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 22 Februari 2024.


@Nt

501

Baca Lainnya