Daerah Olahraga

Senin, 19 Agustus 2024 - 11:15 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Pertama di Indonesia, KORMI Gelar Lomba Olahraga Tradisional Goes to Pesatren di Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto

Mojokerto | klikku.net – Pertama di Indonesia Komite olahraga masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jawa Timur menggelar lomba olahraga tradisional Goes To Pesantren di halaman Pondok Pesantren (Pompes) Amanatul Ummah Jalan Raya Tirtowening, Paras, Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (18/08/2024) sore.

Kegiatan ini dihadiri Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim periode 2019-2024, Ketua KORMI Jatim Hudiono dan Penjabat Pemprov Jatim. Di antaranya Kepala Bappeprov Jatim M Jasin, Kepala Bakorwil Bojonegoro Agung Subagyo, Kadispora Jatim MOH. Ali Kuncoro sekaligus PJ Walikota Mojokerto, Ketua Yayasan Amanatul Ummah H. Muhamad Al Barra (Gus Barra) dan Pengasuh Ponpes Amanatul ummah KH Asep Syaifuddin Chalim dan cawabup Mojokerto Rizal Oktavian.

Kegiatan yang diawali dengan senam santri yang diikuti sekitar 3.000 santri ini digelar selain memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 79 Tahun 2024 juga untuk meningkatkan kebugaran Masyarakat umum dan anak-anak di lingkungan pondok pesantren.

Olahraga tradisional yang dilombakan di lapangan Ponpes Amanatul ummah yakni panahan tradisional, terompah batu, terompah panjang dan egrang berhadiah sepeda metik, sepeda gunung serta ratusan hadiah biburan lainnya.

Ketua Kormi Jawa Timur, Hudiyono dalam sambutannya mengatakan Kormi digelar bertujuan untuk melestarikan olahraga tradisional yang pernah dimainkan oleh anak – anak pada jaman dahulu

“Dalam lomba ini, kami menggelar berbagai permainan tradisional seperti egrang, terompah panjang, panahan tradisional, dan terompah batu,” terangnya.

Hudiyono juga menyampaikan, terima kasihnya kepada Kiai Asep Saifuddin Chalim dan Wakil Bupati Gus Barra yang hari ini telah memberikan kesempatan kawan-kawan komunitas olahraga masyarakat Jawa Timur untuk tampil mengintegrasikan melaksanakan pertandingan olahraga tradisional goes to pesantren yang pertama di Indonesia. Semoga kegiatan ini biasa menjadi percontohan di Indonesia.

“Santri Amanatul Ummah keren-keren banyak yang bisa memainkan perlombaan tradisional yang dulu pernah dipermainkan oleh nenek moyang kita. Luar biasa, acara  perlombaan di halaman Ponpes amanatul Ummah dimulai dari jam 10 siang. Permainan nantinya terus dimainkan ya,” pesan Hudiyono.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa  Gubernur Jatim periode 2019- 2024 menjelaskan, nasionalisme dan cinta tanah air di pesantren juga harus dibimbing, dibina, dan diisi dengan akhlakul karimah.

“Kita tidak hanya membutuhkan insan-insan yang pintar tapi kita butuh pintar dan benar. Mudah-mudahan dari pesantren ini akan terus bisa memberikan penguatan bagaimana menjaga negara kesatuan Republik Indonesia,“ pinta Khofifah.

Ketua Yayasan Amanatul Ummah, H. Muhamad Al Barra Lc.Mhum mengatakan, Alhamdulillah pada sore hari ini Pondok Pesantren Amanatul Ummah diberikan kehormatan dan kesempatan untuk bisa menyelenggarakan olahraga tradisional yang bekerjasama dengan KORMI Provinsi Jatim.

Masih kata Gus Barra Olahraga tradisional ini harus dibudayakan karena kita hampir lupa budaya yang dulu pernah kita lakukan.

“Sekarang ini budayanya sudah gadget, digital dan seterusnya. Semoga dengan semangat KORMI, pesantren-pesantren yang lain akan membudayakan lagi olah raga-olah raga tradisional. Dengan semangat Kormi Goes to pesantren akan membudayakan olah raga tradisional yang bermanfaat bagi kita semua,” Harap Gus Barra.


Soen

88

Baca Lainnya