Ekonomi Bisnis Komunitas

Sabtu, 17 Mei 2025 - 06:22 WIB

11 bulan yang lalu

logo

Strategi Pengusaha Lokal Menghadapi Tantangan Geo-Politik dan Geo-Ekonomi Global

Surabaya | klikku.id – Persatuan INTI Jawa Timur bekerja sama dengan Perkumpulan Marga Huang Jawa Timur, Yayasan Bina Marga Canggih, dan Universitas Surabaya, menggelar diskusi mendalam bertema “Perubahan Geo-Politik dan Geo-Ekonomi, serta Tantangan bagi Perekonomian dan Bisnis Indonesia Masa Kini.”

Acara ini berlangsung pada Jumat (16/5/2025) malam di kantor Perkumpulan Marga Huang Jawa Timur, Jalan Embong Ploso 34, Surabaya.

Dalam sambutannya, Ketua Perkumpulan Marga Huang Jawa Timur, Ng Johanes Wijaya, menyoroti dampak besar perubahan geopolitik terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.

“100 hari pemerintahan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat membawa guncangan pada ekonomi global, termasuk di Indonesia.” ujarnya.

Johannes berharap etnis Tionghoa yang memiliki banyak perkumpulan dan yayasan, dapat bersinergi untuk mendukung perbaikan kondisi ekonomi Indonesia.

Ketua Perhimpunan INTI Jatim, Stefanus Budy Wijaya Subali, menambahkan bahwa acara ini bertujuan memberikan wawasan kepada pengusaha Jawa Timur terkait dampak perang tarif antara Amerika dan China terhadap dunia bisnis lokal.

“Kami berharap diskusi ini menghasilkan solusi yang dapat kami sampaikan kepada pemerintah, khususnya untuk mendukung ekonomi Surabaya dan Jawa Timur,” ujarnya.

Diskusi yang dipandu Prof. Sujoko Efferin, Ph.D. ini, menghadirkan dua narasumber berpengalaman. Yakni Peter Sutjiono Tjio, seorang pebisnis dan dewan pakar HIMKI Pusat, serta Prof. Drs. Ec. Wibisono Hardjopranoto, M.S., akademisi sekaligus pengamat ekonomi.

Dalam pemaparannya, Peter Sutjiono Tjio mendorong pengusaha untuk merespons perubahan geopolitik dengan proaktif memanfaatkan peluang usaha.

“Jangan hanya diam. Aktiflah mengembangkan usaha agar ekonomi kita tetap tumbuh,” tegas Ketua Yayasan Bina Marga Canggih tersebut.

Sementara itu, Prof. Wibisono mengkritik kebijakan Presiden AS Donald Trump yang dinilai lebih berorientasi pada keuntungan pribadi daripada kepentingan nasional. Menurutnya, kebijakan ini memengaruhi stabilitas ekonomi global yang turut berdampak pada Indonesia.

Acara dibuka dengan menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Kemudian, kedua nara sumber dan moderator, mendapatkan cinderamata dan piagam penghargaan, dari para sesepuh Marga Huang Jawa Timur dan Ketua Perhimpunan INTI Jawa Timur.

Diskusi berlangsung dinamis, dengan harapan mampu membuka wawasan baru bagi para pengusaha lokal, dalam menyikapi tantangan ekonomi global. Sekaligus menemukan peluang untuk terus bertumbuh di tengah perubahan.


@Man

73

Baca Lainnya